Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Hidup Tanpa Minum dan Kedinginan?

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Hidup Tanpa Minum dan Kedinginan?

    Post  via on Sun Oct 02, 2011 6:05 am

    Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Hidup Tanpa Minum dan Kedinginan?


    Tak ada manusia yang bisa bertahan hidup tanpa minum dan makan, terlebih lagi bila suhu lingkungan sangat dingin sehingga bisa memicu hipotermia (menurunnya suhu tubuh). Berapa lama manusia bisa bertahan hidup tanpa makan minum dan kedinginan?

    Ketika dihadapkan dengan situasi bertahan hidup (survival), air minum bersih sering menjadi pertimbangan yang paling penting. Manusia bisa bertahan hidup tanpa makanan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, namun bila tanpa air manusia hanya mampu bertahan selama 1 hari, seperti dilansir survivaltopics.

    Selain udara, air merupakan nutrisi yang paling penting bagi tubuh manusia. Untuk mempertahankan kesehatan dan efisiensi tubuh dalam lingkungan ideal, manusia membutuhkan minimalnya 2 liter air bersih per hari. Namun dalam lingkungan yang sangat panas, sangat dingin atau sangat kering, dua liter air mungkin tidak cukup untuk mempertahankan hidup selama beberapa hari.

    Lalu bagaimana bila lingkungan sangat dingin?

    Saat lingkungan sangat dingin maka risiko kesehatan yang paling mengancam adalah hipotermia. Hipotermia adalah suatu kondisi fisik yang terjadi ketika suhu tubuh turun hingga di bawah suhu normal (37 derajat celsius) sampai 35 derajat celcius atau lebih dingin.

    Hipotermia mempengaruhi inti tubuh, seperti otak, jantung, paru-paru dan organ vital lainnya. Kasus hipotermia ringan bisa menyebabkan orang mengalami gangguan fisik dan mental, sedangkan hipotermia berat dapat mengakibatkan ketidaksadaran dan bahkan kematian.

    Orang tua, orang yang di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan, serta anak-anak dan orang dengan gangguan kesehatan tertentu sangat rentan mengalami hipotermia.

    Orang yang gemar melakukan aktivitas alam seperti berperahu, berenang, memancing, hiking atau ski, bahkan yang mengalami kecelakaan di pegunungan dan air juga rentan mengalami hipotermia, tapi kondisi tersebut tergantung pada berbagai faktor seperti kepribadian, perilaku, kondisi fisik, pakaian, dan faktor lingkungan. Setiap orang bereaksi berbeda terhadap dingin, bahkan saat berada pada kondisi yang sama.

    Umumnya, anak-anak kehilangan panas tubuh lebih cepat daripada orang dewasa dan orang kurus kehilangan panas tubuh lebih cepat daripada orang kelebihan berat badan.

    Dibandingkan udara dingin, air lebih cepat memicu hipotermia. Air bisa menghilangkan panas tubuh 25 kali lipat lebih cepat ketimbang udara dingin.

    Tidak ada data yang menunjukkan seberapa lama orang dapat bertahan pada kondisi udara dingin, namun ada data yang menunjukkan berapa lama orang dapat bertahan di dalam air hingga akhirnya mengalami hipotermia dan meninggal dunia.

    Berikut data lamanya waktu manusia bisa bertahan di dalam air, seperti dilansir seagrant.umn.edu, yaitu:



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 7:04 am