Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Yesterday at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Penyebab Cegukan Ketika Sedang Tidur

    Share

    zuko

    151
    25.06.11

    Penyebab Cegukan Ketika Sedang Tidur

    Post  zuko on Tue Oct 04, 2011 9:32 am

    Penyebab Cegukan Ketika Sedang Tidur



    Cegukan umumnya terjadi saat seseorang tengah terjaga, tapi pada beberapa orang tertentu cegukan muncul ketika sedang tidur. Apa saja penyebabnya?

    Pada banyak kasus umumnya penyebab cegukan tidak diketahui. Tapi penyakit tertentu bisa menyebabkan cegukan kronis atau terjadi saat tengah tidur. Hal ini karena kondisi tersebut mempengaruhi saraf yang mengendalikan otot diafragma, seperti dikutip dari Mayo Clinic.

    Penyakit-penyakit yang bisa menyebabkan cegukan pada siang dan malam hari seperti tumor, gondok atau adnaya pertumbuhan di leher, laringitis, pleuritis, pneumonia, stroke, penyakit refluks gastrointestinal, multiple sclerosis dan cedera otak.

    Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa memicu cegukan saat tengah tidur, yaitu:

    1. Gangguan tidur apnea
    Para ahli memperkirakan gangguan tidur menyebabkan tubuh kekurangan oksigen sehingga memicu terjadinya cegukan. Hal ini karena gangguan tidur apnea terjadi ketika tenggorokan terhambat sementara atau otak gagal mendapatkan sinyal dari otot-otot pernapasan saat tidur.

    Journal of Applied Physiology menuturkan pola pernapasan yang abnormal dapat memicu cegukan ketika tidur. Selain itu tekanan darah yang turun atau naik juga bisa menyebabkan cegukan.

    2. Penyakit metabolisme
    Penyakit kronis yang mempengaruhi metabolisme bisa menyebabkan cegukan yang mungkin terjadi saat seseorang tidur. Penyakit ini termasuk gangguan ginjal, diabetes dan ketidakseimbangan elektrolit.

    Selain itu konsumsi makanan besar dan minum alkohol sebelum tidur dapat memperburuk gejala ini, serta konsumsi obat-obata tertentu yang bisa menekan sistem saraf seperti obat penenang, barbiturat dan steroid dapat menyebabkan cegukan di malam hari.

    Cegukan secara medis dikenal sebagai singultus yakni kondisi diafragma yang mengejang di luar kemauan. Cegukan cenderung terjadi ketika tingkat karbondioksida dalam darah merosot terlalu rendah.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi cegukan yang tujuannya menaikkan kadar karbondioksida atau menstimulasi saraf vagus:

    • Menahan nafas

    • Bernafas ke dalam kantong kertas

    • Menarik lidah

    • Menggosok bola mata

    • Menelan roti kering

    • Makan es yang diremukkan

    • Makan sesendok teh gula

    • Mencium-cium bau amonia

    • Minum segelas air dengan cepat tanpa bernapas.




      Waktu sekarang Wed Sep 28, 2016 2:00 am