Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Yesterday at 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Diet Bisa Turunkan Risiko Disfungsi Ereksi

    Share
    avatar
    sangi

    282
    13.02.09

    Diet Bisa Turunkan Risiko Disfungsi Ereksi

    Post  sangi on Thu Oct 06, 2011 2:19 pm

    Diet Bisa Turunkan Risiko Disfungsi Ereksi


    Berolahraga memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh. Semua orang tahu akan hal itu, namun selain itu ada beberapa fakta menarik dari berolahraga secara rutin. Anneli Rufus, penulis kesehatan dari DailyBeast merangkumnya.

    1. Mencegah Disfungsi Ereksi
    Banyak pasangan kita yang begitu sibuk bekerja dan menikmati kesuksesan hingga lupa berolahraga. Hal ini ternyata berdampak kurang baik dalam kehidupan seksual, salah satunya disfungsi ereksi. Menurut Constance G. Bacon dalam buku "Sexual Function in Men Older Than 50 Years of Age", pria yang rutin berolahraga minimal tiga jam dalam seminggu, menurunkan risiko disfungsi ereksi hingga 30%.

    Olahraganya pun bisa bervariasi, mulai dari berlari hingga tenis yang banyak memadukan fungsi motorik kaki. Dengan rutin berolahraga, diperkirakan saat memasuki usia 50 tahun, disfungsi ereksi dapat dihindari sedini mungkin.

    2. Mengurangi Risiko Kematian
    Obesitas merupakan salah satu penyebab kematian yang berhubungan dengan penyakit jantung. Kontestan acara TV 'Biggest Loser', Phil Parham kini menulis buku 'The 90-Day Fitness challenge'. Ia menyarankan agar orang jangan sampai menjadi gemuk. "Sekali Anda gemuk, tubuh akan terus menjadi gemuk dan sulit menguruskannya. Anda harus berjuang seumur hidup untuk menjaganya tetap ideal," ujarnya menambahkan.

    Statistik kesehatan yang dirangkum dalam artikel 'Minimum Amount of Physical Activity for Reduced Mortality & Extended Life Expectancy' oleh C.P. Wen juga mengungkap hal serupa. Di usia 30 ke atas, kesehatan tubuh mudah terganggu. Dengan rutin berolahraga 15 menit sehari, bisa mengurangi risiko gangguan kesehatan sebesar 10%. Menambah waktu olahraga 15 menit menjadi 30 menit akan mengurangi risiko sebanyak 4%.

    3. Olahraga Lebih Bersemangat dengan Cokelat Hitam
    Untuk menunjang stamina saat berolahraga, Anda bisa mengonsumsi dark chocolate. Menurut studi yang diterbitkan dalam Journal of Physiology oleh Leonardo Nogueira, kandungan flavonol epicatechin dari jenis cokelat tersebut mampu meningkatkan metabolisme, menguatkan daya tahan tubuh serta fungsi kardio yang lebih baik sebanyak 50%. Hal ini bisa didapat setelah mengonsumsinya selama dua minggu dengan porsi secukupnya, maksimal tiga keping cokelat sehari.



      Waktu sekarang Sat Aug 19, 2017 5:09 am