Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Para Hackers Cantik
Sun Nov 12, 2017 2:24 pm by flade

» 3 Tips Ini Sukseskan Bisnis Kopi
Sat Nov 04, 2017 8:57 am by flade

» Akhir Pencarian Mbah Wongso, Warga Suriname Keturunan Jawa
Mon Oct 23, 2017 10:22 am by zuko

» Ini Cerita Move On Wanita yang Diputusin Jelang Nikah Usai Pacaran 9 Tahun
Wed Oct 11, 2017 8:17 am by flade

» inilah cara agar kita bisa memuaskan pasangan
Tue Oct 10, 2017 12:38 pm by shoponline69

» manfaat pills klg
Tue Oct 10, 2017 12:29 pm by shoponline69

» manfaat titan gel
Mon Oct 09, 2017 8:28 am by shoponline69

» manfaat titan gel
Mon Oct 09, 2017 8:24 am by shoponline69

» Gores Mobil Rp 1,4 M, Gadis Ini Malah Dapat Keberuntungan Tak Terduga
Mon Sep 25, 2017 5:35 pm by lea

IKLAN ANDA


    Bila Rambut Anak Rontok, Mungkin Ini Penyebabnya

    Share
    avatar
    lea

    395
    Age : 32
    08.03.09

    Bila Rambut Anak Rontok, Mungkin Ini Penyebabnya

    Post  lea on Thu Oct 13, 2011 8:50 am

    Bila Rambut Anak Rontok, Mungkin Ini Penyebabnya


    Rambut rontok adalah masalah umum yang dihadapi tidak hanya oleh orang dewasa tetapi juga anak-anak. Diperkirakan 3 persen anak menderita kerontokan rambut. Masalah ini harus segera diatasi sebelum anak-anak mengalami kebotakan.

    Kerontokan rambut pada anak bukanlah yang yang sepele. Namun bila diketahui penyebabnya dan diatasi dengan segera, kebotakan dini bisa dicegah dengan segera.

    Berikut beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kerontokan rambut pada anak, seperti dilansir Lifemojo:

    1. Tinea Capitis
    Tinea capitis atau infeksi jamur pada kulit kepala dapat menyebabkan rambut rontok. Kondisi ini merupakan bentuk kurap yang menyebabkan kulit bersisik pada kulit kepala. Dokter biasanya akan menyarankan tes patologis dan akan meresepkan obat-obatan dan shampo anti-jamur. Selain itu perlu juga menghindari penyebaran jamur, seperti menghindari anak untuk berbagi buku, mainan atau pakaian.

    2. Alopecia Areata
    Kondisi ini terjadi secara alami dan tidak menular. Biasanya ditandai dengan adalah bentuk bulat bulat atau oval yang muncul pada kulit kepala. Kondisi ini bisa menyebabkan folikel rambut rusak sehingga menjadikan rambut rontok. Tidak ada bentuk khusus pengobatan untuk mencegah sepenuhnya, tetapi dengan obat-obatan yang tepat dapat mencegah Alopecia Areata berkembang semakin parah.

    3. Trichotillomania (stres)
    Dalam kondisi ini, kehilangan rambut disebabkan karena anak-anak suka mencabut, menarik, menggosok atau memutar rambut. Hal ini lebih disebabkan karena kondisi psikologis anak. Anak-anak yang menderita stres memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan kondisi ini. Konseling dan pengobatan yang tepat dapat membantu anak keluar dari situasi stres.

    4. Telogen Effluvium (stres berat atau depresi)
    Ketika anak menderita stres berat atau depresi seperti kehilangan orangtua, kakek, cedera parah maka dapat menyebabkan rambut rontok. Situasi depresi menyebabkan stres mental pada anak. Demam tinggi dan operasi juga mungkin alasan lain untuk rambut rontok. Perubahan dapat menyebabkan kebotakan baik sebagian atau kebotakan seluruhnya. Tak ada tes khusus untuk mendiagnosa kondisi ini. Setelah anak keluar dari situasi stres, pertumbuhan rambut akan kembali normal dan ini umumnya memakan waktu sekitar satu tahun atau lebih.

    5. Kekurangan gizi
    Bayi yang menderita kekurangan gizi memiliki kesempatan lebih besar untuk kehilangan rambut. Kekurangan biotin atau vitamin H dan defisiensi zinc dapat menyebabkan kerontokan rambut dan terganggunya metabolisme sel. Asupan berlebihan vitamin A juga bisa menjadi salah satu penyebab kerontokan rambut pada anak-anak.

    6. Hipotiroidisme
    Anak-anak yang menderita hipotiroidisme juga mungkin menderita kerontokan rambut. Ketika kelenjar tiroid tidak aktif, itu bisa mengakibatkan aktivitas metabolik tidak teratur. Tes darah dapat dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini.

    7. Terlalu sering mengikat rambut
    Terlalu banyak menyikat, mengikat atau menarik helai rambut dapat menyebabkan kerusakan rambut bahkan dapat memicu kerontokan rambut.



      Waktu sekarang Sat Nov 18, 2017 9:45 am