Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Pecinta Makanan Manis, Tanda Pribadi Ramah

    Share

    via

    848
    04.03.09

    Pecinta Makanan Manis, Tanda Pribadi Ramah

    Post  via on Tue Oct 18, 2011 6:25 am

    [b]Pecinta Makanan Manis, Tanda Pribadi Ramah[/b]


    Permen, kue tart, cokelat dan makanan manis lainnya kerap dituding sebagai biang masalah kesehatan. Namun, para penyuka rasa manis ternyata memiliki kepribadian populer dan paling disenangi.

    Ahli psikolog melakukan studi untuk meneliti adakah hubungan antara preferensi selera dengan kepribadian. Mereka beralasan, orang cenderung menggunakan metafora terkait rasa manis dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya, orang dengan kepribadian menyenangkan berinteraksi menggunakan sapaan romantis seperti 'Sayang' atau 'Manis'.

    Kita juga kerap menggunakan kata 'manis' merujuk kepada seseorang yang baik, ramah dan peduli kepada orang lain.

    Hasil studi ternyata membuktikan dugaan para ahli. Selama penelitian, 55 mahasiswa memilih makanan yang paling mereka sukai diantara 55 jenis makanan dengan lima rasa utama, yaitu: manis, asam, pahit, asin dan pedas. Mereka juga menjawab serangkaian pertanyaan menyangkut keramahan mereka.

    Para ahli menemukan, orang yang menyukai permen dan makanan manis cenderung lebih ramah, kooperatif, dan penuh kasih.

    Dalam percobaan lainnya, 55 mahasiswa berbeda secara acak diberi makanan manis (coklat susu), makanan tak berasa dan tak diberi makanan. Kemudian mereka diminta untuk secara sukarela membantu. Mereka yang diberi makanan manis lebih bersedia membantu orang lain dibanding dua kelompok lainnya.

    Dalam temuannya yang dimuat MSNBC, para peneliti belum menyelidiki adakah hubungan antara penyuka rasa lainnya dengan metafora yang ada selama ini. Misalnya, apakah orang yang menyukai kopi pahit benar-benar memiliki karakter 'cenderung bermusuhan' ketimbang para penggemar kue tart.

    Penelitian ini dimuat dalam Journal of Personality and Social Psychology.



      Waktu sekarang Thu Sep 29, 2016 6:54 pm