Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pecinta Makanan Manis, Tanda Pribadi Ramah

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Pecinta Makanan Manis, Tanda Pribadi Ramah

    Post  via on Tue Oct 18, 2011 6:25 am

    [b]Pecinta Makanan Manis, Tanda Pribadi Ramah[/b]


    Permen, kue tart, cokelat dan makanan manis lainnya kerap dituding sebagai biang masalah kesehatan. Namun, para penyuka rasa manis ternyata memiliki kepribadian populer dan paling disenangi.

    Ahli psikolog melakukan studi untuk meneliti adakah hubungan antara preferensi selera dengan kepribadian. Mereka beralasan, orang cenderung menggunakan metafora terkait rasa manis dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya, orang dengan kepribadian menyenangkan berinteraksi menggunakan sapaan romantis seperti 'Sayang' atau 'Manis'.

    Kita juga kerap menggunakan kata 'manis' merujuk kepada seseorang yang baik, ramah dan peduli kepada orang lain.

    Hasil studi ternyata membuktikan dugaan para ahli. Selama penelitian, 55 mahasiswa memilih makanan yang paling mereka sukai diantara 55 jenis makanan dengan lima rasa utama, yaitu: manis, asam, pahit, asin dan pedas. Mereka juga menjawab serangkaian pertanyaan menyangkut keramahan mereka.

    Para ahli menemukan, orang yang menyukai permen dan makanan manis cenderung lebih ramah, kooperatif, dan penuh kasih.

    Dalam percobaan lainnya, 55 mahasiswa berbeda secara acak diberi makanan manis (coklat susu), makanan tak berasa dan tak diberi makanan. Kemudian mereka diminta untuk secara sukarela membantu. Mereka yang diberi makanan manis lebih bersedia membantu orang lain dibanding dua kelompok lainnya.

    Dalam temuannya yang dimuat MSNBC, para peneliti belum menyelidiki adakah hubungan antara penyuka rasa lainnya dengan metafora yang ada selama ini. Misalnya, apakah orang yang menyukai kopi pahit benar-benar memiliki karakter 'cenderung bermusuhan' ketimbang para penggemar kue tart.

    Penelitian ini dimuat dalam Journal of Personality and Social Psychology.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 11:29 pm