Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Bagi Gigi, Apel Sama Berbahayanya dengan Bir

    Share

    via

    851
    04.03.09

    Bagi Gigi, Apel Sama Berbahayanya dengan Bir

    Post  via on Wed Oct 19, 2011 2:51 pm

    Bagi Gigi, Apel Sama Berbahayanya dengan Bir



    Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa apel bisa empat kali berisiko membuat gigi rusak, bila dibandingkan dengan minuman berkarbonasi. Kok bisa?

    Selama ini minuman seperti wine, bir dan soda dipercaya bisa meningkatkan risiko kerusakan gigi. Namun menurut ketua penelitian, Profesor David Bartlett, kepala prostodontik di King s College London Dental Institute, cara orang memakan makanan juga berikan pengaruh terhadap kesehatan gigi.

    "Hal ini tidak hanya mengenai apa yang kita makan, tapi juga bagaimana kita memakannya. Dokter cukup benar dengan mengatakan bahwa apel adalah makanan yang baik, tetapi jika Anda memakannya secara perlahan, tingkat keasaman apel yang tinggi dapat merusak gigi. Minuman yang paling sering dikaitkan dengan erosi gigi, terutama cola justru tindak menunjukkan adanya peningkatan risiko," ujar David, seperti yang dikutip dari Daily Mail.

    Mengonsumsi apel biasanya dilakukan karena seseorang ingin berdiet. Namun dengan adanya hasil penelitian terbaru itu, dijelaskan bahwa diet sebaiknya juga memerhatikan tingkat keasaman makanan ketimbang hanya menghindari minuman ringan saja.

    Penelitian tersebut para peneliti mencari hubungan antara gigi dengan diet pada 1000 pria dan wanita dengan rentan usia 18 hingga 30 tahun. Para peneliti mencari kerusakan pada permukaan enamel gigi, struktur pendukung utama di bawah enamel dan membandingkannya dengan diet.

    Hasilnya, ditemukan bahwa orang yang gemar memakan apel memiliki kemungkinan 3,7 kali lebih besar mengalami kerusakan dentin --zat antara email (zat di mahkota) atau semen (zat di akar) dari gigi dan ruang pulpa. Sementara mereka yang meminum minuman berkarbonasi tidak menunjukkan hal yang sama.

    Selain apel ditemukan juga bahwa jus buah bisa meningkatkan kerusakan enamel di bagian atas dan gusi sebanyak empat kali lipat. Sementara itu, bir yang asam berisiko meningkatkan kemungkinan adanya kerusakan dentin tiga kali lipat.

    Dr Glenys Jones, ahli gizi di unit Medical Research Council Human Nutrition Research, mengatakan,"Buah bisa saja mengandung asam dan jelas tak memiliki kadar gula tapi saya tidak ingin orang menjadi putus asa saat mengonsumsi buah dan jus buah."

    Oleh karena itu, Glenys menyarankan agar mengonsumsi susu atau keju yang mengandung kalsium tinggi setelah makan apel atau buah karena bisa mentralkan asam. Minum air setelah makan apel juga bisa membantu dan menghilangkan efek bahanya.

    "Minum jus buah atau smoothies dengan sedotan adalah cara lain untuk melindungi gigi. Menyikat gigi sebelum makan makanan yang mengandung asam juga bisa membantu," tambah Glennys.



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 8:32 pm