Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    18 Tanda dan Gejala Khas Migrain

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    18 Tanda dan Gejala Khas Migrain

    Post  derinda on Mon Oct 24, 2011 6:32 am

    18 Tanda dan Gejala Khas Migrain


    Migrain adalah sakit kepala berdenyut dan seringkali terjadi hanya pada satu sisi kepala. Gejala migrain dapat bervariasi pada masing-masing orang dan juga dapat bervariasi dari satu serangan ke serangan berikutnya. Berikut gejala khas dari migrain.

    Wanita yang mengalami migrain hampir 3 kali lipat dibandingkan dengan pria yang mengalami migrain. Aktivitas fisik dapat menyebabkan rasa sakit migrain lebih intensif.

    "Pada pasien yang mengalami migrain, kita akan memperlakukan semua gejala migrain sebagai potensi," kata Anne Calhoun, MD, pendiri Carolina Headache Institute, Chapel Hill, N.C.

    Seperti dikutip dari Health, berikut adalah 18 tanda dan gejala yang dapat untuk mengidentifikasi migrain, antara lain:

    1. Aura
    "Beberapa orang dengan aura tertentu dapat mengalami migrain. Aura yang paling umum adalah visual, seperti lampu berkedip, noda, atau garis. Ketika seseorang melihat garis bergerigi yang kecil, setelah itu mungkin akan akan berkembang menjadi beberapa lintasan, seperti bergerak menjadi melengkung. Aura biasanya berlangsung antara 5 menit hingga 1 jam, dengan fase lompatan sekitar 60 menit sebelum migrain terjadi. Namun beberapa orang dengan aura tertentu tidak menyebabkan sakit kepala atau migrain," kata Dr. Calhoun.

    2. Depresi, lekas marah, atau kegembiraan yang berlebihan
    Perubahan mood dapat merupakan tanda migrain. "Beberapa pasien migrain akan merasa sangat tertekan atau tiba-tiba down tanpa alasan. Atau beberapa pasien juga dapat merasa sangat gembira. Peneliti Belanda baru-baru ini melaporkan kemungkinan depresi dan migrain yang berhubungan dengan genetik, terutama migrain pada seseorang yang memiliki aura," kata Dr. Calhoun.

    Berdasarkan data yang telah dipresentasikan dalam pertemuan tahunan American Academy of Neurology tahun 2010 menunjukkan bahwa, depresi sedang atau berat dapat meningkatkan risiko migrain episodik menjadi kronis.

    3. Kurang tidur nyenyak
    Bangun tidur dengan merasa sangat lelah atau memiliki kesulitan untuk dapat terlelap merupakan masalah yang sering terjadi pada orang yang mengalami migrain.

    Hasil studi telah menunjukkan bahwa, terdapat hubungan antara kurang tidur dan frekuensi serta intensitas migrain. Ketika migrain menyerang, sulit untuk mendapatkan tidur dengan kualitas baik pada malam harinya.

    "Banyak orang akan menderita insomnia akibat migrain," kata Edmund Messina, MD, direktur medis dari Michigan Headache Clinic, East Lansing. Ketidakmampuan untuk tidur dapat menjadi awal dari migrain. Karena hasil penelitian menunjukkan bahwa, kurang tidur juga dapat memicu migrain.

    4. Hidung tersumbat atau mata berair
    "Beberapa orang dengan migrain memiliki gejala sinus, seperti hidung tersumbat, atau mata berair," kata Dr. Messina. Sebuah penelitian besar menemukan bahwa, di antara orang-orang yang mengeluhkan sakit kepala oleh karena gejala sinus, hampir 90 persennya memiliki migrain.

    5. Menginginkan sesuatu seperti sedang ngidam
    Sebelum serangan migrain terjadi, beberapa orang kadang menginginkan makanan tertentu. "Sebuah keinginan yang umum pada penderita migrain adalah cokelat," kata Dr. Messina.

    6. Nyeri berdenyut pada satu atau kedua sisi kepala
    Nyeri berdenyut pada kepala adalah tanda klasik migrain. Nyeri berdenyut tersebut sering dirasakan pada satu sisi kepala. Dalam sebuah survei pada pasien migrain yang dilakukan oleh National Headache Foundation ditemukan bahwa, 50 persen pasien selalu mengalami sakit berdenyut pada satu sisi kepala. Sedangkan 34 mengatakan bahwa, mereka sering mengalami gejala tersebut.

    7. Nyeri pada mata
    "Sakit migrain sering menyebar hingga belakang mata. Biasanya hal tersebut justru diduga disebabkan oleh ketegangan pada mata. Oleh karena itu, banyak yang memeriksakan kondisi matanya. Tetapi hal tersebut tidak akan membuat migrain menjadi lebih baik," kata Dr. Messina.

    8. Nyeri leher
    "Banyak orang yang mengatakan bahwa lehernya terasa kaku, lalu kemudian mengalami sakit kepala. Hal tersebut mungkin merupakan tahap awal migrain. Atau setelah migrain kadang orang akan mengalami rasa sakit berdenyut-denyut di bagian belakang leher mereka," kata Dr. Messina.

    Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh National Headache Foundation ditemukan bahwa, 38 persen dari pasien migrain selalu mengalami sakit leher dan 31 persen sering mengalami sakit leher pada saat migrain.

    9. Sering buang air kecil
    Jika seseorang sering buang air kecil, hal tersebut dapat merupakan tanda bahwa akan terjadi migrain. Sering buang air kecil merupakan salah satu gejala dari banyak orang yang mengalaminya hanya sebelum terjadi migrain. Tanda-tanda peringatan ini, juga dikenal sebagai fase prodome dari migrain, dapat terjadi sekitar 1 jam atau paling lama 2 hari sebelum mulai terjadi migrain.

    10. Terlalu banyak menguap
    Terlalu banyak menguap dapat merupakan tanda akan terjadi migrain. Dalam sebuah studi dalam journal Cephalalgia, sekitar 36 persen dari pasien migrain melaporkan menguap adalah salah satu tanda akan datangnya migrain.

    11. Mati rasa atau kesemutan
    Beberapa orang dengan migrain memiliki aura sensorik. Mereka mungkin akan mengalami sensasi mati rasa atau kesemutan yang biasanya terjadi pada satu sisi tubuh, dan bergerak dari ujung jari melalui lengan dan wajahnya.

    12. Mual atau muntah
    Menurut data dari survei yang telah dilakukan oleh American Migraine Study II, yang melibatkan 3.700 orang dengan migren menunjukkan hasil bahwa, 73 persen mengalami mual dan 29 persen mengalami muntah.

    Sebuah analisis oleh Prevalensi Migrain American National Headache Foundation and Prevention study menemukan bahwa, orang yang sering migrain yang berhubungan dengan mual mengalami sakit lebih berat.

    13. Cahaya, kebisingan, atau bau tertentu dapat memicu atau memperburuk migrain
    Saat terjadi serangan migrain, penderita migrain cenderung mencari perlindungan di tempat yang gelap dan tenang. Lampu terang dan suara keras dapat memicu migrain atau mengintensifkan rasa sakit. Hal tersebut juga dapat berlaku pada bau tertentu.

    14. Aktivitas fisik dapat memicu atau menyebabkan nyeri migrain memburuk
    Kegiatan rutin seperti berjalan atau naik tangga dapat membuat nyeri migrain semakin parah. Beberapa migrain dapat dipicu oleh latihan fisik, seperti lari dan angkat berat.

    Seseorang yang sering mengalami migrain dengan aktivitas fisik sebagai pemicunya, memerlukan pemeriksaan menyeluruh untuk menyingkirkan penyebab yang mendasari, seperti aneurisma otak.

    15. Kesulitan berbicara
    Tidak dapat mengungkapkan sesuatu dengan kata-kata, atau jika kata yang diucapkan tidak sesuai dengan yang akan disampaikan. Hal tersebut dapat merupakan tanda lain akan terjadinya migrain.

    Namun jika mengalami kesulitan berbicara untuk pertama kalinya, segera hubungi dokter untuk memastikan masalah tersebut tidak terkait dengan masalah yang lebih serius, seperti stroke.

    16. Kelemahan pada satu sisi tubuh
    Ketika salah satu lengan sedikit tidak dapat berfungsi dengan normal, itu dapat menjadi tanda migrain. Beberapa orang mengalami kelemahan otot pada satu sisi tubuh sebelum serangan migrain. Namun hal tersebut juga dapat menjadi tanda stroke, sehingga konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

    17. Vertigo atau penglihatan ganda
    Salah satu jenis migrain, disebut basilar type migraine. Tipe migrain tersebut dapat menyebabkan pusing, penglihatan ganda, atau kehilangan penglihatan. Beberapa orang dengan migrain mungkin mengalami masalah keseimbangan juga.

    Dalam sebuah penelitian baru, Dr. Calhoun dan rekannya menemukan hubungan antara intensitas migrain dengan vertigo. Semakin kuat migrain, pasien lebih mungkin akan mengalami gejala vertigo. "Sehingga dapat disimpulkan bahwa, vertigo merupakan gejala migrain," kata Dr. Calhoun.

    18. Kehilangan energi pasca migrain
    Setelah migrain berlalu, seseorang mungkin merasa tubuhnya telah dipukuli. Dalam sebuah penelitian baru, peneliti mewawancarai pasien migrain dan menemukan bahwa mereka sering mengalami gejala seperti kelelahan, kesulitan berkonsentrasi, kelemahan, pusing, penglihatan kabur, dan kehilangan energi selama periode pasca migrain.



      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 11:02 pm