Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Situasi di Tempat Kerja yang Sering Jadi Sumber Penyakit

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Situasi di Tempat Kerja yang Sering Jadi Sumber Penyakit

    Post  flade on Fri Oct 28, 2011 1:25 pm

    Situasi di Tempat Kerja yang Sering Jadi Sumber Penyakit


    Keyboard komputer yang jarang dibersihkan memang bisa menjadi penyakit karena banyak ditumbuhi kuman. Namun sumber penyakit di tempat kerja sebenarnya bukan hanya kuman dan kotoran, tetapi juga stres karena kondisi-kondisi berikut ini.

    Dalam sebuah penelitian tahun 2011, Ashley E Nixon dari Willamette University menganalisis 72 laporan hasil penelitian sebelumnya yang membahas masalah kesehatan kerja. Hasilnya, stres menjadi pemicu utama gangguan kesehatan yang sering dialami para karyawan.

    Meski pemicunya adalah stres yang lebih terkait dengan faktor psikologis, dampaknya juga banyak mempengaruhi kesehatan secara fisik. Berbagai keluhan yang berhubungan dengan stres antara lain sakit kepala, sakit punggung, gamgguan tidur dan gangguan pencernaan.

    Beberapa pemicu stres di tempat kerja beserta dampaknya pada kesehatan fisik seperti dikutip dari Spring, Jumat (28/10/2011) adalah sebagai berikut.

    1. Lingkungan kerja kurang mendukung
    Ketika seorang karyawan sudah sangat bersemangat tetapi kondisi lingkungan kerja kurang mendukung, maka karyawan tersebut akan mudah mengalami stres. Misalnya karena waktu yang disediakan sangat terbatas, sementara fasilitas penunjangnya juga terbatas sehingga target-target mustahil bisa dicapai.

    Keluhan secara fisik yang sering dipicu oleh masalah seperti ini adalah rasa letih yang berlebih atau fatigue dan gangguan pencernaan.

    2. Perintah ganda
    Di lingkungan kerja, seringkali karyawan menerima satu perintah dari salah satu atasan dan pada saat yang sama atasannya yang lain memberinya perintah berbeda. Kedua perintah itu mungkin tidak sulit untuk dikerjakan, namun untuk melakukannya pada saat yang bersamaan tentu menjadi lebih berat.

    Kondisi ini sangat menyebalkan dan ikut bertanggung jawab atas munculnya keluhan sakit perut atau gangguan pencernaan di tempat kerja.

    3. Konflik interpersonal
    Perilaku kasar dari rekan kerja, bullying dari senior atau perselisihan pendapat yang berlarut-larut merupakan salah satu pemicu stres yang banyak ditemukan di tempat kerja. Kondisi-kondisi ini termasuk konflik interpersonal yang bisa menyebabkan penyakit.

    Gangguan kesehatan yang paling berhubungan dengan konflik interpersonal adalah susah tidur.

    4. Beban kerja terlalu berat
    Kondisi ini biasanya paling banyak dikeluhkan oleh para karyawan, namun efeknya bagi kesehatan ternyata tidak seberapa besar dibandingkan kondisi lain yang sudah disebutkan sebelumnya. Artinya beban kerja yang terlalu berat masih lebih sehat dibandingkan punya atasan atau rekan kerja yang menyebalkan.

    Gangguan kesehatan yang sering dipicu oleh beban kerja berlebihan adalah fatigue atau rasa letih yang berlebihan.

    5. Ambiguitas peran
    Ketidakjelasan atau ambiguitas peran terjadi ketika seorang karyawan tidak tahu apa yang harus dikerjakan, atau apa yang diharapkan oleh atasan dari pekerjaannya. Akhirnya ia bekerja hanya berdasarkan perintah, sehingga kadang-kadang kehilangan semangat lalu stres.

    Berdasarkan penelitian, kondisi ini paling banyak menyebabkan fatigue atau sangat letih.

    6. Jam kerja yang terlalu lama
    Di zaman moderen seperti sekarang ini, jam kerja sepertinya tidak terlalu diperhitungkan karena sebagian besar perusahaan lebih berorientasi pada hasil dan bukan hanya memperhitungkan jam kerja. Akibatnya ada yang bekerja dari pagi sampai sore, lalu tidak sempat memiliki kehidupan lain di luar pekerjaannya.

    Jam kerja yang terlalu panjang banyak dikaitkan dengan gangguan kesehatan fisik, antara lain peningkatan tekanan pada bola mata, sakit punggung dan juga gangguan tidur.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 8:51 pm