Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Orangtua Tolak Pendidikan Seks Karena Anak Bakal Tahu Sendiri

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Orangtua Tolak Pendidikan Seks Karena Anak Bakal Tahu Sendiri

    Post  lea on Sat Oct 29, 2011 10:12 am

    Orangtua Tolak Pendidikan Seks Karena Anak Bakal Tahu Sendiri


    Banyak orangtua enggan menjelaskan tentang seksualitas kepada anaknya karena beranggapan anak akan tahu dengan sendirinya setelah dewasa. Padahal hal ini justru dapat membuat anak memperoleh informasi yang salah dan menyesatkan.

    'Seks adalah sesuatu yang alami'. Seringkali orangtua mengatakan hal ini kepada anak-anak yang beranjak remaja ketika anak-anak mulai bertanya mengenai seks khususnya bila anak perempuan mengalami haid pertama atau anak lelaki mengalami mimpi basah.

    Banyak orangtua enggan, malu atau tabu menjelaskan tentang seksualitas kepada anak-anaknya sehingga beranggapan bahwa anak-anak akan tahu dengan sendirinya setelah dewasa.

    "Kebisuan tentang seks dalam keluarga sangat mungkin karena banyak orangtua juga tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang seksualitas manusia. Kalaupun mereka cukup memadai pengetahuan seksualitasnya, namun seringkali tidak tahu bagaimana menyampaikan secara tepat kepada anak-anaknya," jelas Irwan M. Hidayana, MA, dari Pusat Kajian Gender dan Seksualitas FISIP UI, dalam acara National Symposium and Workshop on Sexology 2011 di Hotel Le Meridien.

    Sementara dalam era globalisasi, beragam informasi tentang seksualitas dapat dengan mudah diperoleh oleh kaum remaja, termasuk informasi yang salah dan menyesatkan.

    Menurut Irwan, cukup banyak survei yang telah memperlihatkan bahwa pengetahuan remaja tentang seksualitas dan reproduksi masih terbatas dan lebih sering mereka mendapatkan informasi dari kelompok sebaya dan media massa.

    "Norma-norma seksual 'tradisional' mendapatkan tantangan dari dinamika seksual era globalisasi. Sebagian norma, menurut saya, menjadi mitos seksual yang perlu dibongkar karena menyebabkan masyarakat tidak memiliki pengetahuan seksualitas yang benar dan memadai. Mitos-mitos itu membuat masyarakat menjadi hipokrit, memaki dan menghujat atas nama moral apabila ada skandal seks, tetapi diam-diam mengintip dan menikmati skandal seks itu," jelas Irwan.

    Secara khusus, Irwan menyatakan memberikan pendidikan seksualitas komprehensif (menyeluruh) kepada remaja menjadi hal yang tidak dihindari kalau kita ingin membongkar mitos-mitos tersebut dan membentuk remaja yang bertanggung jawab dalam kehidupan seksualnya.



      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 5:36 am