Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ibu Yang Bekerja Paling Sering Alami Stres

    Share

    ariana

    61
    19.08.11

    Ibu Yang Bekerja Paling Sering Alami Stres

    Post  ariana on Sun Oct 30, 2011 11:05 am

    Ibu Yang Bekerja Paling Sering Alami Stres


    Meningkatnya jadwal kerja sering kali membuat seseorang menjadi stres. Namun menurut penelitian terbaru, ibu yang bekerja adalah orang yang paling sering alami stres.

    Penelitian yang dilakukan oleh Centre for Work and Life di Universitas Australia Selatan menemukan fakta bahwa ibu yang bekerja adalah orang yang paling jarang merasa bahagia.Hal tersebut terjadi, karena banyaknya tekanan pekerjaa yang harus dilakukan, mulai dari masalah kantor, pekerjaan rumah serta merawat anak dan suami.

    Dari penelitian yang sama, diungkapkan pula bahwa pria berumur 29 hingga 49 tahun mempunyai jam kerja yang paling lama. Mereka tidak bisa membagi waktu antara pekerjaan dengan kehidupan pribadinya.

    Saking berharganya waktu libur bagi para pekerja, mereka lebih memilih untuk mengambil cuti selama dua minggu dibandingkan menerima kenaikan gaji. Seperti yang dikutip oleh Courier Mail, 60 persen dari para pekerja yang sering mengambil cuti adalah mereka yang memiliki kontrak jangka pendek, atau merasa tertekan oleh pekerjaannya.

    Adanya hasil penelitian tersebut menjelaskan, kaum wanita lebih rentan terkena stres dan alami depresi akibat bekerja full-time, ketimbang pria. Sejak 2007 hingga 2010 telah terjadi peningkatan sebanyak 10 persen bahwa pekerjaan kantor seringkali menggangu aktifitas di luar kantor.

    Lalu pada 2010, 25 persen kaum wanita yang bekerja full-time merasa tidak puas dengan kehidupan pekerjaannya sedangkan dari kaum pria hanya 20 persen. Apakah Anda termasuk salah satunya? Jika ya, Anda perlu berhati-hati karena tekanan pekerjaan bisa berakibat buruk bagi kesehatan, terutama jantung.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 1:18 am