Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Ibu Yang Bekerja Paling Sering Alami Stres

    Share
    avatar
    ariana

    61
    19.08.11

    Ibu Yang Bekerja Paling Sering Alami Stres

    Post  ariana on Sun Oct 30, 2011 11:05 am

    Ibu Yang Bekerja Paling Sering Alami Stres


    Meningkatnya jadwal kerja sering kali membuat seseorang menjadi stres. Namun menurut penelitian terbaru, ibu yang bekerja adalah orang yang paling sering alami stres.

    Penelitian yang dilakukan oleh Centre for Work and Life di Universitas Australia Selatan menemukan fakta bahwa ibu yang bekerja adalah orang yang paling jarang merasa bahagia.Hal tersebut terjadi, karena banyaknya tekanan pekerjaa yang harus dilakukan, mulai dari masalah kantor, pekerjaan rumah serta merawat anak dan suami.

    Dari penelitian yang sama, diungkapkan pula bahwa pria berumur 29 hingga 49 tahun mempunyai jam kerja yang paling lama. Mereka tidak bisa membagi waktu antara pekerjaan dengan kehidupan pribadinya.

    Saking berharganya waktu libur bagi para pekerja, mereka lebih memilih untuk mengambil cuti selama dua minggu dibandingkan menerima kenaikan gaji. Seperti yang dikutip oleh Courier Mail, 60 persen dari para pekerja yang sering mengambil cuti adalah mereka yang memiliki kontrak jangka pendek, atau merasa tertekan oleh pekerjaannya.

    Adanya hasil penelitian tersebut menjelaskan, kaum wanita lebih rentan terkena stres dan alami depresi akibat bekerja full-time, ketimbang pria. Sejak 2007 hingga 2010 telah terjadi peningkatan sebanyak 10 persen bahwa pekerjaan kantor seringkali menggangu aktifitas di luar kantor.

    Lalu pada 2010, 25 persen kaum wanita yang bekerja full-time merasa tidak puas dengan kehidupan pekerjaannya sedangkan dari kaum pria hanya 20 persen. Apakah Anda termasuk salah satunya? Jika ya, Anda perlu berhati-hati karena tekanan pekerjaan bisa berakibat buruk bagi kesehatan, terutama jantung.



      Waktu sekarang Sun Aug 20, 2017 5:23 am