Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    4 Bahaya Terlalu Sering Curhat ke Sahabat

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    4 Bahaya Terlalu Sering Curhat ke Sahabat

    Post  clara on Fri Nov 04, 2011 12:37 pm

    4 Bahaya Terlalu Sering Curhat ke Sahabat


    Anda pasti sering menghabiskan waktu dengan sahabat-sahabat wanita sambil makan malam maupun minum kopi. Obrolan yang dilakukan pun seputar bos yang menyebalkan di kantor, masalah percintaan, gosip, dan berbagai macam topik lainnya.

    Tapi berhati-hatilah, adakalanya berbagi tentang masalah Anda kepada sahabat tidak selalu bisa mengurangi beban anda, tapi juga bisa membahayakan Anda. Dilansir oleh idiva, berikut beberapa hal yang membuat curhat kepada sahabat bisa berbalik menjadi bumerang bagi Anda.

    1. Ketenangan Sesaat
    Sebagian besar dari kita selalu pergi mencari sahabat ketika sedang mengalami masalah. Ketika Anda berbagi kekhawatiran dengan mereka, Anda akan cenderung merasa dekat dan ikatan intim ini membangun rasa percaya diri. Curhat tentang masalah yang kita hadapi akan membuat kita merasa lebih baik.

    Hal ini terjadi karena ketika wanita membicarakan sebuah masalah, tubuh akan memicu reaksi kimia di otak yang reaksinya mirip dengan efek mengonsumsi heroin sampai 'melayang'. Perasaan menjadi lebih baik ketika kita mendapatkan dukungan dari orang lain.

    Mungkin menuangkan isi hati anda ketika tertekan kepada sahabat akan tampak seperti hal yang wajar untuk dilakukan tetapi ini bukanlah cara yang paling bijak, karena efek nyaman yang berlebihan ini akan membuat Anda untuk terus bercerita dan membongkar segala sesuatunya tentang diri Anda. Hal ini belum tentu ingin didengar oleh sahabat Anda.

    2. Masalah Membesar
    Menurut penelitian terbaru yang dilakukan oleh University of Missouri, kecenderungan wanita curhat secara berlebihan dan terus-menerus, akan membuat masalah mereka membesar. Hal ini disebabkan karena rasa khawatir membuat mereka terjebak dalam pikiran negatif, yang kemudian menjadi rasa panik, depresi dan stres. Terlebih lagi, dalam kasus-kasus tertentu, hal ini berubah menjadi kecemasan emosional yang tidak sehat.

    3. Tidak Pernah Puas
    Saat seorang wanita membicarakan masalah mereka, sulit untuk menempatkan dua sudut pandang masalah secara bersamaan. Efek jeleknya adalah Anda bisa membuat sahabat menjadi tidak nyaman. Neeha Pathak, seorang profesional di bidang media setuju dengan hal tersebut, "Saya biasanya melakukan sesi curhat dengan dua teman dekat saya. Saya memperhatikan kadang-kadang saya merasa lebih buruk setelah berbicara dengan mereka tentang masalah saya".

    Ketika Anda berbicara tentang masalah, ada kecenderungan menganalisa situasi secara berlebihan dan meminta teman-teman yang berbeda memberikan saran untuk masalah yang sama, yang sewaktu-waktu bisa membuat Anda merasa lebih cemas. Saran dari satu teman tidak akan pernah memuaskan Anda dan anda terus-menerus meminta saran lebih banyak. Selama proses inilah, Anda akan selalu berbicara tentang masalah tersebut.

    4. Menular
    Fenomena ini sangat umum di antara wanita, psikolog menyebutnya 'penularan emosi perilaku' atau 'kecemasan menular' dimana pikiran-pikiran negatif seseorang dapat mempengaruhi suasana hati orang lain. Percaya atau tidak, penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang terus-menerus berhubungan dengan orang lain yang menderita depresi, cenderung ikutan depresi. Sementara para pria berpikir, curhat hanya akan membuat masalah lebih besar sehingga mereka memilih melakukan kegiatan lain untuk mengalihkan pikiran mereka.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 4:56 pm