Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Remaja Gampang Halusinasi Jika Kurang Vitamin D

    Share

    La Rose

    67
    16.08.11

    Remaja Gampang Halusinasi Jika Kurang Vitamin D

    Post  La Rose on Sat Nov 05, 2011 8:50 am

    Remaja Gampang Halusinasi Jika Kurang Vitamin D


    Halusinasi atau mendengar suara-suara aneh yang tidak terdengar oleh orang lain tidak selalu berarti punya indra keenam. Bisa juga karena gizinya tidak seimbang, sebab kekurangan vitamin D bisa bikin remaja lebih mudah berhalusinasi.

    Fakta ini terungkap dalam penelitian yang telah dipresentasikan dalam pertemuan tahunan American Academy of Child and Adolescent Psychiatry. Para ilmuwan membuktikan, asupan nutrisi khususnya vitramin D bisa mempengaruhi kondisi kejiwaan seseorang.

    Pada remaja khususnya, kekurangan vitamin D bisa dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi. Selain itu, berbagai gejala gangguan kejiwaan yang bersifat psikotik seperti halusinasi dan delusi (tidak bisa membedakan antara khayalan dengan kenyataan) juga ikut meningkat.

    Penelitian itu mengungkap bawah risiko delusi dan halusinasi meningkat 400 presen pada remaja yang kekurangan vitamin D. Data ini teramati dari hasil pengamatan terhadap sejumlah remaja yang mengunjungi klinik psikiatri di University of Rochester, new York.

    Di kalangan psikiater, delusi dan halusinasi merupakan gangguan kejiwaan yang paling sering dikeluhkan para remaja yang punya riwayat depresi. Dengan adanya temuan ini, pencegahan bisa dilakukan dengan lebih efektif daripada hanya sekedar pendampingan psikologis.

    Pemberian obat-obatan psikotropika untuk gangguan kejiwaan hingga kini juga masih diperdebatkan. Seperti dikutip dari Foxnews, banyak ahli meragukan efektivitasnya karena kadang-kadang kondisi pasien juga bisa membaik meski hanya diberi plasebo atau obat kosong.

    Hubungan antara faktor nutrisi dengan kesehatan jiwa sendiri bukan kali ini saja dibuktikan dalam penelitian. Sebelumnya, para ahli jika mengungkap bahwa asam folat dalam minyak ikan bisa meredakan gangguan suasana hati (mood disorder) yang juga banyak dialami remaja.



      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 5:32 pm