Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pentingnya Sayur dan Buah Sebagai Teman Makan Daging

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Pentingnya Sayur dan Buah Sebagai Teman Makan Daging

    Post  kuning on Mon Nov 07, 2011 6:53 am

    Pentingnya Sayur dan Buah Sebagai Teman Makan Daging


    Mengonsumsi sate kambing dengan lalapan tomat dan bawang merah adalah sebuah kebiasaan baik. Bukan cuma tomat dan bawang merah, segala jenis buah dan sayuran punya manfaat yang sangat besar saat dikonsumsi sebagai teman makan daging.

    Selain mengandung antioksidan sebagai pencegah kanker, buah dan sayuran punya kandungan lain yang tak kalah penting yakni serat. Konsultan lambung dan pencernaan dari Universitas Indonesia, Dr H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH mengatakan sedikitnya ada 3 manfaat serat sebagai teman makan daging.

    Manfaat serat yang pertama adalah membuat perut terasa penuh, sehingga akan terasa kenyang lebih cepat. Dengan kata lain, mengonsumsi sayur dan buah saat makan daging akan mencegah perilaku makan berlebihan sehingga mengurangi berbagai risiko seperti asam lambung maupun asam urat.

    Di samping itu, manfaat serat yang lain adalah menahan penyerapan kolesterol yang terkandung dalam daging kambing maupun sapi. Seperti diketahui, kolesterol merupakan salah satu faktor risiko gangguan jantung dan pembuluh darah, sehingga bisa dikatakan buah dan sayur dapat mencegah sakit jantung.

    Terakhir, serat dalam buah dan sayuran dapat mencegah sembelit atau susah air besar. Kondisi yang juga sering disebut dengan istilah konstipasi ini paling banyak dikeluhkan ketika seseorang terlalu banyak makan daging, namun tidak diimbangi dengan serat dari buah dan sayuran.

    Di dalam saluran pencernaan, serat yang tidak dapat dicerna tersebut berfungsi sebagai pengembang massa sehingga terasa penuh. Sensasi perut terasa penuh akan merangsang gerak peristaltik usus, sehingga pengeluaran kotoran berlangsung lebih lancar.

    Selain dengan mengonsumsi buah dan sayuran, sembelit juga bisa dicegah dengan tidak mengonsumsi daging dalam kondisi setengah matang. Menurut Dr Ari, daging setengah matang susah dicerna sehingga penyerapannya lambat dan proses pengosongan lambung jadi terhambat.

    "Kalau pengosongan lambung terhambat, risikonya seperti yang saya sampaikan sebelumnya yaitu bisa memicu GERD (Gastro Esofagial Reflux Disease) atau naiknya asam lambung menuju kerongkongan," ungkap Dr Ari saat dihubungi detikHealth.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 11:26 am