Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Hindari Obesitas dengan Makan Perlahan

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Hindari Obesitas dengan Makan Perlahan

    Post  flade on Tue Nov 08, 2011 5:17 am

    Hindari Obesitas dengan Makan Perlahan


    Dalam rutinitas yang serba cepat, seringkali Anda terpaksa melahap makanan dengan terburu-buru. Waspadalah, karena kebiasaan itu justru bisa meningkatkan risiko terkena obesitas.

    Penelitian terbaru telah membuktikan bahwa makan dengan cepat dapat menyebabkan diabetes pada saat usia lanjut. Orang yang menelan makanannya dengan cepat cenderung mengonsumsi makanan lebih banyak dibanding orang yang makan dengan santai.

    Peneliti percaya bahwa makan cepat akan menghentikan produksi hormon peptida YY dan glukagon-peptida di usus yang berfungsi sebagai penunda nafsu makan pada otak. Hormon
    yang seharusnya memberi tahu otak bahwa makanan di perut sudah penuh menjadi tidak berfungsi, sehingga membuat orang tidak merasa kenyang.

    Kebiasaan makan cepat ini biasanya dilakukan oleh mereka yang sibuk seperti karyawan kantoran. Menurut professor Stephen Bloom dari Imperial College, London, "Makan cepat sambil mengerjakan pekerjaan di depan komputer akan mempercepat risiko obesitas."

    Selain itu, mengonsumsi makanan dengan cara seperti ini juga berisiko tinggi terkena banyak macam penyakit. Hal ini karena, makan dengan cepat dapat meningkatkan kuantitas gula dalam darah dengan seketika.

    "Tingkat glukosa pada orang yang memiliki Impaired Glucose Tolerance (IGT)biasanya menjadi lebih tinggi, sehingga mereka punya kemingkinan besar untuk terkena diabetes," ujar Dokter Pradeep Ratnaparkhi, seperti yang dikutip dari Times of India.

    Oleh karena itu, Stephen Bloom menyarankan agar kebiasaan memakan terburu-buru segera dihilangkan. Menurutnya, kebiasaan makan secara perlahan bisa bantu orang hindari penyakit dan membuat tubuh menjadi tetap langsing.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:05 am