Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Yesterday at 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA

Paid2YouTube.com

    Di Kantor, Stres Menular Bagai Flu

    Share

    risma

    202
    Lokasi : Kendari
    19.01.09

    Di Kantor, Stres Menular Bagai Flu

    Post  risma on Thu Nov 10, 2011 12:51 pm

    Di Kantor, Stres Menular Bagai Flu


    Apakah rekan kerja di samping Anda terus menerus mengeluh tentang berbagai hal? Mulai dari beban kerja, politik, atasan, bahkan pacar yang sangat menyebalkan. Hati-hati, bukan hanya telinga yang risih, Anda juga bisa tertular stres.

    Kecemasan dan stres dapat menyebar di tempat kerja sama seperti penyebaran virus flu, demikian simpulan sebuah studi terbaru.

    Profesor Elaine Hatfield, psikolog dari University of Hawaii, menemukan bahwa stres 'pasif' dengan cepat menyebar di sekitar tempat kerja.

    "Orang-orang tampaknya mampu meniru orang lain antara lain dengan ekspresi wajah, suara, dan dengan postur dengan keakuratan mengagumkan," kata Hatfield. "Konsekuensinya, mereka mampu merasakan kehidupan emosional orang lain masuk dalam pribadi mereka."

    Selama studi, Prof Hatfield menemukan, infeksi penyakit emosional yang terpancar di tempat kerja paling rentan mengenai wanita. Sebab, wanita cenderung lebih sensitif daripada rekan pria.

    "Dalam percakapan, orang secara otomatis dan terus menerus meniru dan mensinkronisasi gerakan mereka dengan ekspresi wajah, suara, postur, gerakan, dan perilaku orang lain," ujar Profesor Hatfield.

    Melihat fenomena itu, Chartered Institute of Personnel and Development Inggris menjuluki stres di tempat kerja sama seperti wabah Black Death abad ke-21.



      Waktu sekarang Sun Sep 25, 2016 7:19 pm