Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Ingin Stop Merokok

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Ingin Stop Merokok

    Post  kuning on Mon Nov 14, 2011 7:55 am

    Banyak Orang Ingin Stop Merokok, Baru 6 Persen yang Sukses


    Berhenti merokok sepertinya memang adalah hal yang paling sulit dilakukan para pecandu nikotin. Dari banyak orang yang ingin berhenti merokok, baru ada 6 persen yang benar-benar berhasil.

    Studi baru yang dilakukan U.S. Center for Disease Control and Prevention (CDC) menggarisbawahi betapa sulitnya orang untuk berhenti merokok. Dari 69 persen perokok di Amerika Serikat yang ingin berhenti, hanya 6 persen yang benar-benar berhasil melakukannya.

    Menurut studi, pria dan wanita kulit putih lebih mudah berhenti merokok. Tetapi orang yang memiliki pendidikan tinggi dan mencari bantuan atau minum obat tanpa memandang ras merupakan orang yang paling mudah berhasil.

    Dari tingkat pendidikan, studi menunjukkan bahwa orang dengan pendidikan tinggi memiliki tingkat keberhasilan sebesar 8,9 persen dibandingkan orang dengan pendidikan rendah yang hanya 3,2 persen.

    Sedangkan di antara pria kulit hitam, hampir 76 persen ingin berhenti merokok dan 59 persen sudah mencoba namun hanya 3,3 persen yang berhasil, tingkat terendah untuk seluruh etnis.

    Di antara semua orang yang mencoba berhenti merokok, studi menunjukkan bahwa keberhasilan bisa 2 atau 3 kali lipat bila dengan menggunakan bantuan obat atau mencari konseling dokter.

    "Beberapa ketakutan agresif yang dikampanyekan oleh kalangan anti rokok membuat lebih banyak perokok bertekad untuk berhenti. Namun dari hasil studi ini menunjukkan hasil yang berlawanan. Itu meyakinkan pada kami sulitnya membuat orang berhenti merokok," jelas Dr Timothy McAfee, direktur U.S. Centers for Disease Control and Prevention's Office on Smoking and Health, seperti dilansir Dailymail.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 10:16 am