Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ingin Stop Merokok

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Ingin Stop Merokok

    Post  kuning on Mon Nov 14, 2011 7:55 am

    Banyak Orang Ingin Stop Merokok, Baru 6 Persen yang Sukses


    Berhenti merokok sepertinya memang adalah hal yang paling sulit dilakukan para pecandu nikotin. Dari banyak orang yang ingin berhenti merokok, baru ada 6 persen yang benar-benar berhasil.

    Studi baru yang dilakukan U.S. Center for Disease Control and Prevention (CDC) menggarisbawahi betapa sulitnya orang untuk berhenti merokok. Dari 69 persen perokok di Amerika Serikat yang ingin berhenti, hanya 6 persen yang benar-benar berhasil melakukannya.

    Menurut studi, pria dan wanita kulit putih lebih mudah berhenti merokok. Tetapi orang yang memiliki pendidikan tinggi dan mencari bantuan atau minum obat tanpa memandang ras merupakan orang yang paling mudah berhasil.

    Dari tingkat pendidikan, studi menunjukkan bahwa orang dengan pendidikan tinggi memiliki tingkat keberhasilan sebesar 8,9 persen dibandingkan orang dengan pendidikan rendah yang hanya 3,2 persen.

    Sedangkan di antara pria kulit hitam, hampir 76 persen ingin berhenti merokok dan 59 persen sudah mencoba namun hanya 3,3 persen yang berhasil, tingkat terendah untuk seluruh etnis.

    Di antara semua orang yang mencoba berhenti merokok, studi menunjukkan bahwa keberhasilan bisa 2 atau 3 kali lipat bila dengan menggunakan bantuan obat atau mencari konseling dokter.

    "Beberapa ketakutan agresif yang dikampanyekan oleh kalangan anti rokok membuat lebih banyak perokok bertekad untuk berhenti. Namun dari hasil studi ini menunjukkan hasil yang berlawanan. Itu meyakinkan pada kami sulitnya membuat orang berhenti merokok," jelas Dr Timothy McAfee, direktur U.S. Centers for Disease Control and Prevention's Office on Smoking and Health, seperti dilansir Dailymail.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 5:12 am