Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Stres Berkepanjangan Bisa Bikin Diare

    Share

    rizka

    80
    23.05.11

    Stres Berkepanjangan Bisa Bikin Diare

    Post  rizka on Tue Nov 22, 2011 5:38 am

    Stres Berkepanjangan Bisa Bikin Diare


    Diare memang bisa disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari diri sendiri maupun lingkungan. Tapi tanpa disadari stres yang berlangsung terus menerus ternyata juga bisa membuat orang menjadi diare.

    Hal itu mungkin saja terjadi dan kadang orang menyebutnya dengan perut gugup (nervous stomach). Nervous stomach adalah sumber dari adanya gangguan pada perut yang bisa disebabkan oleh stres atau gugup.

    Stres yang dimiliki seseorang akan memicu beberapa bahan kimia seperti serotonin yang mempengaruhi otak ketika sedang cemas dan bisa mengubah pergerakan dari usus sehingga memicu diare, seperti dikutip dari CNN.

    Selain itu, ketika orang stres maka otak akan melepaskan asam lebih banyak ke dalam perut. Hal inilah yang mempengaruhi adanya gangguan pada perut seperti sakit perut, perut terasa perih hingga menyebabkan terjadinya diare.

    Ketika seseorang tidak bisa memanage stres yang dihadapinya, maka hal ini akan menginduksi terjadinya diare yang mana feses menjadi lebih cair dan tubuh kehilangan cairan.

    Jika tidak tertangani dengan baik maka tubuh akan kehilangan banyak cairan yang bisa memicu dehidrasi. Bahaya dari dehidrasi ini bisa menyebabkan gagal ginjal dan kerusakan neurologis (saraf).

    Karena itu stres harus dikelola dengan baik untuk mencegah masalah kesehatan yang lebih serius. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menemukan cara untuk merilekskan diri bisa melalui yoga, meditasi, mendengarkan musik atau menonton sesuatu yang lucu. Teknik yang dilakukan melibatkan perilaku kognitif dan relaksasi.

    Terapi perilaku kognitif yang dilakukan untuk mengubah stres dan merangsang pemikiran, sementara teknik relaksasi diarahkan untuk menenangkan tubuh dan usus serta pikiran positif.

    Penyebab paling umum dari diare adalah akibat mikroorganisme yang bisa disebabkan oleh parasit atau bakteri, dan kondisi ini normal menyerang sebagian besar individu dengan berbagai alasan.



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 10:54 am