Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Curhat Masalah Kantor Pada Bos Bisa Sehatkan Tubuh

    Share
    avatar
    rizka

    80
    23.05.11

    Curhat Masalah Kantor Pada Bos Bisa Sehatkan Tubuh

    Post  rizka on Tue Nov 22, 2011 5:51 am

    Curhat Masalah Kantor Pada Bos Bisa Sehatkan Tubuh


    Selain dapat membuat masalah pekerjaan jadi lebih ringan, mengeluarkan unek-unek kepada bos ternyata bisa memberikan efek baik bagi kesehatan. Hal ini terbukti dalam sebuah penelitian di Inggris.

    Hasil dalam penelitian tersebut mengatakan bahwa karyawan yang memendam pikiran dan perasaannya akan mengalami perasaan gelisah, depresi dan tekanan darah tinggi. Selain itu, perasaan yang terpendam juga diklaim mampu menurunkan kemampuan otak bahkan kemunduran mental seseorang.

    Sebelum mendapatkan hasil di atas, para peneliti melakukan riset dengan membagi dua grup yang terdiri dari 150 manajer. Kelompok pertama mendapatkan training dan feed back (timbal balik) dari 500 karyawannya, sedangkan kelompok kedua tidak mendapatkan timbal balik. Hasilnya, manajer yang mendapat sesi timbal balik terbukti lebih disukai karyawan dan memiliki pekerja yang produktif serta sehat.

    "Ketika seorang manajer mendapatkan feed back dari stafnya, mereka bisa mengintrospeksi gaya manajerialnya dan akan lebih efektif dalam memimpin," ujar Emma Donaldson-Feilder dalam sebuah konferensi di Brighton, Inggris seperti dikutip dari Dailytelegraph.

    Keuntungan yang akan didapat para karyawan itu sendiri adalah mereka bisa mengeluarkan semua hal yang menjadi beban pikiran mereka. Akibatnya, kemungkinan terjadinya stres pun jadi berkurang karena pikiran dan perasaannya yang terpendam bisa dikeluarkan.

    "Beberapa gejala psikologis bisa muncul ketika seseorang memendam apa yang ada di pikirannya. Stres bisa memicu perasaan gelisah, depresi, detak jantung tidak teratur, kenaikan tekanan darah, penurunan kemampuan otak bahkan penurunan mental," tutur Feilder.

    Feilder dan para pakar psikologis yang tergabung dalam British Psychological Society juga menyebutkan, dampak stres bisa menyebabkan sebuah siklus ketidaknyamanan yang saling mempengaruhi. Stres juga berkaitan dengan ketidakhadiran atau absensi kerja yang ujung-ujungnya bisa merugikan perusahaan.

    Untuk itu, Feilder menyarankan agar para perusahaan menyediakan kuesioner yang bisa diisi karyawan secara tertulis ataupun online untuk saling memberikan timbal balik demi menunjang kesehatan karyawan maupun perusahaan itu sendiri.

    "Tanpa harus melihat diri di kaca, mereka bisa mendapatkan input yang menunjang dua hal sekaligus, yaitu kinerjanya dan juga kesehatannya. Dan jika masing-masing karyawan maupun atasan bisa saling mengintrospeksi, ke depannya akan lebih mudah. Apa yang sudah baik tinggal dilanjutkan dan apa yang buruk sebaiknya diubah," tutup Feilder.



      Waktu sekarang Thu Jul 27, 2017 3:45 am