Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Bahaya Mengungkapkan Masalah Asmara di Facebook

    Share
    avatar
    clara

    945
    23.01.09

    Bahaya Mengungkapkan Masalah Asmara di Facebook

    Post  clara on Thu Nov 24, 2011 3:55 pm

    Bahaya Mengungkapkan Masalah Asmara di Facebook


    Dalam menjalin sebuah hubungan, ada hal-hal yang sebaiknya tidak diekspos ke publik, dalam hal ini social media seperti Facebook atau Twitter. Times of India baru-baru ini melaporkan seorang gadis 23 tahun mengakhiri hidupnya setelah membaca update status mantan kekasihnya di facebook yang menuliskan betapa senang dirinya telah memutuskan dirinya.

    Di dunia maya, seseorang cenderung bertingkah berlebihan dan lebih percaya diri, mengingat ia tidak berhadapan langsung dengan orang lain. Seperti yang dikatakan psikolog Alina Phillip: "Seperti media, jejaring sosial menghubungkan orang banyak. Oleh karena itu, kita perlu mengikuti etika dan harus lebih sensitif."

    Lantas, seperti apakah etika menjalin asmara dan hubungannya dengan meng-update status di Facebook? Agar terhindar dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan, bacalah poin-poin berikut ini:

    Senang Pamer & Pengecut
    Meskipun ada beberapa orang yang memiliki akun facebook sebagai alat untuk mencari teman-teman lama, namun bisa dibilang hampir semua pengguna facebook senang memamerkan foto maupun status-status tentang dirinya. Secara disengaja atau tidak, ada kebutuhan untuk menunjukkan kepada orang lain betapa menariknya hidup Anda.

    Psikolog Varkha Chulani mengatakan, "Ada batasan yang jelas antara berbagi informasi dengan pamer emosi." Kalimat-kalimat mesra yang sifatnya pribadi sebaiknya disampaikan saja langsung tanpa harus menorehkannya di wall facebook. Jika hal yang sifatnya pribadi disampaikan lewat social media, jelas menunjukkan orang itu pengecut karena tidak bisa menyampaikannya langsung ke orang yang dimaksud.

    Positif
    Berhati-hatilah dengan aksi di publik, seperti saat pesta ulang tahun, ternyata Anda minum alkohol dan bertingkah memalukan atau saat liburan dengan si dia, Anda memasang foto seksi sedang berciuman di tempat tidur. Jika dilihat oleh kolega atau teman bisnis, hal ini akan jadi pertimbangan bagi calon perekrut jika ingin menerima atau mengajak Anda bekerja.



      Waktu sekarang Thu Aug 17, 2017 1:07 pm