Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Bahaya Mengungkapkan Masalah Asmara di Facebook

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Bahaya Mengungkapkan Masalah Asmara di Facebook

    Post  clara on Thu Nov 24, 2011 3:55 pm

    Bahaya Mengungkapkan Masalah Asmara di Facebook


    Dalam menjalin sebuah hubungan, ada hal-hal yang sebaiknya tidak diekspos ke publik, dalam hal ini social media seperti Facebook atau Twitter. Times of India baru-baru ini melaporkan seorang gadis 23 tahun mengakhiri hidupnya setelah membaca update status mantan kekasihnya di facebook yang menuliskan betapa senang dirinya telah memutuskan dirinya.

    Di dunia maya, seseorang cenderung bertingkah berlebihan dan lebih percaya diri, mengingat ia tidak berhadapan langsung dengan orang lain. Seperti yang dikatakan psikolog Alina Phillip: "Seperti media, jejaring sosial menghubungkan orang banyak. Oleh karena itu, kita perlu mengikuti etika dan harus lebih sensitif."

    Lantas, seperti apakah etika menjalin asmara dan hubungannya dengan meng-update status di Facebook? Agar terhindar dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan, bacalah poin-poin berikut ini:

    Senang Pamer & Pengecut
    Meskipun ada beberapa orang yang memiliki akun facebook sebagai alat untuk mencari teman-teman lama, namun bisa dibilang hampir semua pengguna facebook senang memamerkan foto maupun status-status tentang dirinya. Secara disengaja atau tidak, ada kebutuhan untuk menunjukkan kepada orang lain betapa menariknya hidup Anda.

    Psikolog Varkha Chulani mengatakan, "Ada batasan yang jelas antara berbagi informasi dengan pamer emosi." Kalimat-kalimat mesra yang sifatnya pribadi sebaiknya disampaikan saja langsung tanpa harus menorehkannya di wall facebook. Jika hal yang sifatnya pribadi disampaikan lewat social media, jelas menunjukkan orang itu pengecut karena tidak bisa menyampaikannya langsung ke orang yang dimaksud.

    Positif
    Berhati-hatilah dengan aksi di publik, seperti saat pesta ulang tahun, ternyata Anda minum alkohol dan bertingkah memalukan atau saat liburan dengan si dia, Anda memasang foto seksi sedang berciuman di tempat tidur. Jika dilihat oleh kolega atau teman bisnis, hal ini akan jadi pertimbangan bagi calon perekrut jika ingin menerima atau mengajak Anda bekerja.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 3:45 pm