Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Lakukan Pencegahan Ini Sebelum Terkena Osteoporosis

    Share

    La Rose

    75
    16.08.11

    Lakukan Pencegahan Ini Sebelum Terkena Osteoporosis

    Post  La Rose on Wed Nov 30, 2011 8:52 am

    Lakukan Pencegahan Ini Sebelum Terkena Osteoporosis


    Dengan adanya peningkatan kejadian osteoporosis, pencegahan tentunya akan menjadi tindakan yang efektif dan terbaik untuk mengatasi osteoporosis. Osteoporosis merupakan penipisan jaringan tulang dan hilangnya kepadatan tulang yang dapat berkembang dari waktu ke waktu.

    Sebagian besar wanita di seluruh negara telah atau sedang mengalami osteoporosis. Bahkan di Amerika sekitar 10 juta wanita saat ini telah mengalami osteoporosis dan 34 juta wanita lainnya berisiko osteoporosis.

    Osteoporosis adalah jenis yang paling umum dari penyakit tulang. Osteoporosis terjadi ketika tubuh gagal untuk membentuk tulang baru yang cukup, ketika tulang tua telah terlalu banyak dihancurkan oleh tubuh.

    Penyebab utama osteoporosis adalah penurunan estrogen pada wanita pada saat menopause dan penurunan testosteron pada pria.

    Kalsium dan fosfat adalah dua mineral yang penting untuk pembentukan tulang normal. Sepanjang usia masih muda, tubuh menggunakan mineral tersebut untuk menghasilkan mineral tulang.

    Jika tubuh tidak mendapatkan cukup kalsium atau jika tubuh tidak menyerap kalsium yang cukup, maka produksi tulang dan jaringan tulang dapat terganggu.

    Ketika usia semakin tua, kalsium dan fosfat dapat diserap kembali ke dalam tubuh dari tulang, yang membuat jaringan tulang menjadi lebih lemah. Hal tersebut dapat mengakibatkan tulang rapuh, sehingga lebih rentan terhadap patah tulang, bahkan tanpa cedera sekalipun.

    Para ahli telah melakukan berbagai penelitian untuk menemukan beberapa cara yang efektif untuk mencegah timbulnya osteoporosis.

    "Pertahanan dan pencegahan terbaik dari osteoporosis adalah untuk menciptakan dan mempertahankan tulang yang kuat padat," kata Dr. Daemon Jones seperti dilansir dari HealthNews.

    Hasil penelitian tersebut telah menunjukkan bahwa, angkat beban dan latihan resistensi dapat membantu membangun kekuatan tulang dan membangun massa otot.

    "Ada juga suplemen penting yang dapat membantu, terutama asupan kalsium harian, yaitu sekitar 1.200 mg dan vitamin D sekitar 1.000 IU. Mineral lain yang tidak kalah penting, antara lain boron, tembaga, fluor, fosfor, besi, mangan, magnesium, kalium, vitamin C, vitamin K, dan seng," kata Dr. Jones.

    Kebanyakan dari mineral tersebut dapat ditemukan dalam makanan sehari-hari dan tidak memerlukan suplemen. Diet sehari-hari harus terdiri dari banyak susu, sayuran berdaun hijau, ikan dan produk yang diperkaya dengan kalsium.

    Pilihan terbaik untuk mencegah osteoporosis, antara lain:

    1. Menjaga kebugaran
    2. Diet sehat
    3. Suplemen

    Jika telah mulai mengalami osteoporosis, tersedia terapi obat yang dapat memperlambat laju pengeroposan tulang atau bahkan meningkatkan ketebalan tulang.

    Obat-obatan tersebut, antara lain biphosphonates, seperti accutane dan Boniva, dan Denosumab, juga dikenal sebagai Prolia. Juga terdapat obat yang berbasis estrogen, obat paratiroid, dan kalsitonin, yang dapat membantu mengatur kadar kalsium.

    Jika memiliki faktor risiko tinggi osteoporosis, seperti riwayat keluarga, berat badan rendah, penggunaan obat tertentu, atau penggunaan alkohol, maka penting untuk melakukan pemeriksaan awal (skrining) osteoporosis setelah usia 50 tahun. Skrining juga sebaiknya dilakukan secara rutin pada wanita di atas usia 65 tahun



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 9:23 am