Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    10 Proses dalam Tubuh yang Masih Terjadi Setelah Kematian

    Share

    risma

    202
    Lokasi : Kendari
    19.01.09

    10 Proses dalam Tubuh yang Masih Terjadi Setelah Kematian

    Post  risma on Fri Dec 02, 2011 4:25 pm

    10 Proses dalam Tubuh yang Masih Terjadi Setelah Kematian


    Kematian tidak serta merta menghentikan segala proses biologis dalam tubuh. Beberapa fungsi tubuh terus bekerja selama beberapa menit, jam, hari, bahkan berminggu-minggu setelah kematian.

    Seperti dikutip dari io9.com, proses-proses biologis yang masih berlangsung setelah meninggal antara lain:

    1. Pertumbuhan kuku dan rambut
    Tubuh tidak memproduksi rambut dan jaringan kuku lagi setelah kematian, namun kedua hal ini nampak 'tumbuh' berhari-hari setelah kematian. Yang sebenarnya terjadi adalah kulit kehilangan kelembaban dan menyusut, sehingga menyebabkan rambut dan kuku tampak lebih panjang.

    2. Aktivitas otak
    Salah satu efek samping teknologi modern adalah mengaburkan waktu antara hidup dan mati. Otak dapat hampir sepenuhnya mati, namun jantung masih dapat terus memompa darah.

    Jika jantung berhenti sejenak, tidak ada napas, dan orang tersebut sedang sekarat, kebanyakan dokter akan mengatakan bahwa orang tersebut mati. Tetapi, otak secara teknis masih hidup selama beberapa menit berikutnya.

    Sel-sel otak menghabiskan menit-menit terakhirnya untuk berebut oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan agar tetap hidup hingga pada akhirnya merusak diri sendiri sampai tidak dapat diperbaiki lagi bahkan ketika jantung dihidupkan lagi.

    Beberapa menit sebelum kerusakan luas terjadi, otak dapat diselamatkan dengan obat dan pada situasi yang tepat.

    3. Pertumbuhan sel kulit
    Kehilangan sirkulasi darah di otak dapat membunuh dalam hitungan menit, namun sel-sel lainnya tidak membutuhkan perawatan terus menerus. Sel-sel kulit yang berada pada bagian terluar tubuh dapat mendapat semua yang diperlukan untuk bertahan hidup melalui osmosis dapat tetap hidup selama berhari-hari.

    4. Kencing
    Mekanisme yang mengatur kencing ini sama seperti yang terlibat dalam pengaturan pernapasan dan detak jantung. Salah satu alasan mengapa orang cenderung pipis tanpa disadari jika sedang mabuk adalah karena bagian otak yang mengatur otot katup kandung kemih terhambat.

    Setelah kematian, otot-otot tersebut menjadi rileks dan menyebabkan orang buang air kecil.

    5. Buang kotoran
    Pada saat stres, tubuh membuang limbah. Pada mayat, pembuangan limbah dibantu oleh gas yang diproduksi di dalam tubuh. Hal ini dapat terjadi beberapa jam setelah kematian.

    Mengingat janin juga dapat buang kotoran di dalam rahim, maka buang kotoran mungkin adalah hal pertama dan terakhir yang dapat dilakukan dalam hidup.

    6. Pencernaan
    Manusia berbagi tubuhnya dengan beribu-ribu makhluk lain. Banyak di antaranya yang bermanfaat, contohnya bakteri di dalam usus yang tidak akan mati hanya karena tubuh mati. Banyak dari bakteri ini merupakan parasit yang sangat membantu dalam proses pencernaan.

    Bakteri-bakteri ini tetap bekerja, bahkan ketika tubuh telah mati. Bakteri lainnya memakan lapisan usus dan menghasilkan gas yang berbau busuk.

    7. Ereksi dan Ejakulasi
    Ketika jantung berhenti memompa darah ke seluruh tubuh, darah memenuhi bagian tubuh yang paling rendah. Terkadang orang mati berdiri dan terkadang meninggal tergeletak atau menghadap ke bawah.

    Sementara itu, tidak semua otot mengalami relaksasi setelah kematian. Beberapa jenis sel-sel otot diaktifkan oleh ion kalsium. Setelah aktivasi, sel-sel mengeluarkan energi yang mengusir ion kalsium keluar dari sel.

    Setelah kematian, membran sel menjadi lebih mudah ditembus kalsium dan sel-sel tidak mampu mengeluarkan banyak energi untuk mendorong ion kaslium keluar, sehingga otot akan menegang. Hal ini dapat menyebabkan ejakulasi.

    8. Gerakan otot
    Meskipun otak sudah mati, daerah lain dari sistem saraf mungkin masih aktif. Beberapa tenaga kesehatan tentu pernah melihat tindakan refleks yang melibatkan pengiriman sinyal saraf ke sumsum tulang belakang, bukan otak.

    Sinyal saraf tersebut menyebabkan otot berkedut dan kejang setelah kematian. Beberapa orang bhahkan mengatakan telah melihat pergerakan dada yang halus setelah kematian.

    9. Vokalisasi
    Tubuh pada dasarnya merupakan kantung gas dan bahan-bahan pekat lain yang disangga oleh tulang. Pembusukan terjadi ketika bakteri dalam tubuh bekerja dan proporsi gas meningkat. Karena tubuh masih mengandung bakteri, gas menumpuk di dalam tubuh.

    Salah satu cara pengeluaran gas adalah melalui saluran pernafasan. Semua otot menegang 3 - 12 jam setelah kematian, termasuk otot pita suara. Penegangan otot pita suara dikombinasikan pengeluaran gas tersebut menyebabkan mayat mengeluarkan suara yang menakutkan.

    10. Melahirkan
    Kembali pada masa-masa banyak wabah menyerang Eropa, beberapa orang perempuan meninggal saat hamil dan terkadang tidak sempat dimakamkan. Hal ini melahirkan sebuah istilah yang disebut 'kelahiran peti mati.'

    Gas-gas yang menumpuk di dalam tubuh, dikombinasi dengan pelunakan daging, menyebabkan tubuh lebih mudah mengeluarkan janin. Untungnya, peristiwa ini jarang terjadi.



      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 2:08 pm