Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Menahan Pipis Saat Nyetir Efeknya Sama dengan Mabuk Alkohol

    Share

    niagara

    341
    11.06.09

    Menahan Pipis Saat Nyetir Efeknya Sama dengan Mabuk Alkohol

    Post  niagara on Mon Dec 05, 2011 11:52 am

    Menahan Pipis Saat Nyetir Efeknya Sama dengan Mabuk Alkohol


    Jika mendadak ingin pipis saat berkendara, sebaiknya jangan ditunda untuk berhenti mencari toilet umum. Menurut penelitian, efek menahan pipis terhadap kemampuan otak untuk konsentrasi dan koordinasi sama buruknya dengan mabuk alkohol.

    Ketika kandung kemih dalam kondisi terisi penuh, fungsi otak mengalami gangguan yang cukup serius sehingga susah konsentrasi dan lebih lambat dalam mengambil keputusan. Efek ini juga dialami ketika seseorang memiliki kadar alkohol dalam darah sebanyak 0,05 persen.

    Bahkan ketika belum benar-benar kebelet, fungsi otak sudah mulai mengalami gangguan. Begitu seseorang mulai merasakan hasrat ingin pipis, fungsi otaknya sudah mengalami penurunan yang setara dengan kondisi ketika seseorang tidak tidur selama 24 jam.

    Fakta ini terungkap dalam penelitian Dr Matthew Lewis dari Caulfield Hospital dan dipublikasikan baru-baru ini dalam jurnal Neurology and Urodynamics. Berkat penelitian ini pula, Dr Lewis pernah meraih penghargaan berupa Ig Nobel Prize beberapa waktu lalu.

    "Kandung kemih yang dalam kondisi penuh bisa menurunkan kecepatan otak dalam memproses sebuah pengambilan keputusan, khususnya saat seseorang sedang mengemudi," tulis Dr Lewis dalam laporannya seperti dikutip dari News.com.au.

    Kesannya memang tidak serius, sebab Ig Nobel Prize selama ini identik dengan penelitian-penelitian konyol yang lebih menonjolkan sisi komedinya. Meski demikian, penelitian-penelitian lucu yang dilombakan di ajang ini selalu didasari fakta ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan.

    Kalaupun ada yang masih meragukan kesimpulan ini, menahan kencing tetap tidak dianjurkan dengan alasan apapun. Para ahli urologi sepakat, terlalu lama dan sering menahan kencing bisa menyebabkan kerusakan serius pada ginjal maupun saluran kemih.




      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 9:22 pm