Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Membiarkan Bayi Menangis Bikin Hormon Testosteron Pria Naik

    Share
    avatar
    La Rose

    76
    16.08.11

    Membiarkan Bayi Menangis Bikin Hormon Testosteron Pria Naik

    Post  La Rose on Thu Dec 15, 2011 7:46 am

    Membiarkan Bayi Menangis Bikin Hormon Testosteron Pria Naik


    Secara biologis, hormon seks testosteron pada tubuh pria bisa mengalami peningkatan dan penurunan tergantung usia, makanan, kondisi tubuh dan situasis. Penelitian terbaru menunjukkan saat mendengar tangisan bayi dan tak bisa menghentikannya bisa membuat peningkatan hormon seks testosteron.

    Hal ini terungkap dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti University of Michigan, Ann Arbor. Menurut peneliti, temuan ini dapat menyoroti interaksi kompleks antara hormon, perilaku dan persepsi terhadap situasi.

    "Hormon dan perilaku terhubung dalam cara yang dinamis dan kompleks, lebih kompleks dari yang kita pikirkan. Hormon dapat berubah tergantung konteks dan perilaku, persepsi kita bahkan dapat mempengaruhi endoktrin. Jadi situasi dapat menimbulkan pola yang berbeda dari respons hormonal tergantung bagaimana kita berperilaku," ujar Sari van Anders, neuroendocrinologis dari University of Michigan, Ann Arbor, seperti dilansir Livescience.

    Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa menjadi orangtua dapat menurunkan testosteron pada pria. Namun penelitian terbaru ini menunjukkan bahwa mendengar tangis bayi justru dapat meningkatkan testosteron.

    Dalam penelitian tersebut peneliti membuat percobaan menggunakan boneka bayi interaktif yang sering digunakan untuk mengajar siswa SMA untuk bertanggung jawab menjadi orangtua. Boneka tersebut bisa membuat suara, termasuk menangis dengan keras. Satu-satunya cara untuk menghentikan tangis adalah dengan menggesekkan gelang sensor pada boneka dan menghiburnya, persis seperti bayi sungguhan.

    55 partisipan diminta untuk mendengarkan tangis bayi dan mencoba untuk menenangkannya. Namun sebelum percobaan dimulai, partisipan diminta untuk memberikan air liur untuk pengukuran testosteron. Mereka juga diminta untuk menjawab pertanyaan tentang suasana hati.

    Setelah itu, partisipan diminta kembali menyerahkan sampel liur untuk mengukur perubahan testosteron. Hasilnya, pria yang berhasil menenangkan bayi mengalami penurunan testosteron sebesar 10 persen, sedangkan yang hanya mendengar tangis tapi tidak bisa menanggapi justru mengalami peningkatan testosteron sebesar 20 persen.

    "Mendengar tangis bayi yang semakin kesal, ditambah dengan teriakan melengking, tanpa mampu memberikan respons mungkin menjadi isyarat bahaya atau tanggap darurat fisiologis untuk perlindungan bayi. Itu bisa memacu banjir testosteron, sebagai teori telah menghubungkan testosteron lebih tinggi karena beberapa jenis perilaku," jelas Sari van Anders.

    Menurut van Anders, temuan ini dapat membantu memperluas ide-ide tentang pengasuhan anak dan persepsi yang disederhanakan tentang testosteron dan orangtua.

    "Testosteron tinggi dapat dikaitkan dengan aspek-aspek tertentu dari orang tua atau tanggapan terkait bayi," tutup van Anders.



      Waktu sekarang Wed Aug 23, 2017 11:11 am