Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Orang Tidak Terbukti Tambah Stres Saat Berhenti Merokok

    Share

    julia

    138
    25.06.11

    Orang Tidak Terbukti Tambah Stres Saat Berhenti Merokok

    Post  julia on Fri Dec 16, 2011 11:34 am

    Orang Tidak Terbukti Tambah Stres Saat Berhenti Merokok


    Perokok biasanya khawatir jika ia berhenti maka bisa membuatnya tambah stres. Tapi ternyata hal tersebut salah, karena berhenti merokok tidak membuat seorang mantan perokok bertambah stres.

    Studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Wisconsin melihat dampak psikologis dari orang yang berhenti merokok serta menghubungkannya dengan kualitas hidup yang dimiliki.

    Peneliti menemukan para perokok umumnya memiliki kekhawatiran tentang penurunan kemampuan dalam mengatasi stres dan efek negatif, pengucilan sosial, kehilangan kesenangan dan keinginan yang kuat ketika ia berhenti merokok.

    Studi yang dipimpin oleh Dr Megan Piper mengungkapkan bahwa hasil penelitian ini bisa memberikan informasi tambahan yang penting bagi para perokok yang tengah mempertimbangkan untuk menghentikan kebiasaan buruknya tersebut.

    "Berhenti merokok memang sulit, tapi jika berhasil melakukannya maka bisa meningkatkan kesehatan dan merasa lebih baik secara keseluruhan termasuk tidak meningkatkan kadar stres," ujar Dr Piper, seperti dikutip dari Dailymail.

    Selain itu dibandingkan dengan perokok, orang yang berhenti merokok akan memiliki emosi yang lebih positif serta memiliki rasa tertekan yang lebih sedikit meski baru memasuki tahun pertama.

    "Perokok mungkin berpikir berhenti merokok akan mengurangi kepuasan hidup atau kualitas hidupnya, karena mereka percaya hal itu mengganggu rutinitas yang menyebabkan hilangnya kehikmatan yang berhubungan dengan rokok sehingga berpikir akan lebih stres jika berhenti," ungkapnya.

    Namun hasil studi yang dilaporkan dalam Annals of Behavioural Medicine justru menemukan orang yang berhenti merokok akan lebih bahagia dan lebih puas dengan kehidupannya dibanding orang yang masih merokok.

    Studi ini melakukan uji coba kelompok terkontrol serta plasebo dengan melibatkan lebih dari 1.500 perokok laki-laki dan perempuan yang kemudian diminta untuk mencoba dan berhenti dari kebiasaan itu.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 2:56 pm