Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Amankah Bercinta dengan Wanita yang Sedang Keputihan?

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Amankah Bercinta dengan Wanita yang Sedang Keputihan?

    Post  flade on Sun Dec 25, 2011 6:38 am

    Amankah Bercinta dengan Wanita yang Sedang Keputihan?


    Keputihan karena infeksi jamur atau bakteri pada organ intim wanita dapat menimbulkan gejala-gejala yang menjengkelkan, terutama pada wanita yang sudah menikah. Amankah bercinta dengan wanita yang sedang keputihan?

    Keputihan sebenarnya adalah cairan vagina yang bertambah secara abnormal. Pada dasarnya, cairan vagina berfungsi untuk membersihkan dan melindungi vagina. Bertambahnya cairan vagina secara normal dapat terjadi, misalnya saat kehamilan, saat masa subur ataupun akibat rangsangan seksual.

    Cairan vagina normal biasanya tak berbau, bening sampai agak keputihan dengan konsistensi cair berlendir.

    Namun pada keputihan, biasanya disertai bau (bau asam, busuk), berwarna kekuningan, kehijauan, keabuan, konsistensi menjadi lebih kental (dapat menyerupai ingus) dan dapat disertai gatal. Mungkin juga terdapat rasa nyeri saat berhubungan seksual atau terdapat bercak darah.

    Pada kondisi seperti ini, sebaiknya hubungan intim suami istri jangan dulu dilakukan, karena ada beberapa bahaya kesehatan.

    "Hubungan intim ketika istri sedang mengalami keputihan (Fluor-albus) sebaiknya tidak Anda lakukan. Masalahnya, akan mengakibatkan iritasi, inflamasi (peradangan) dan infeksi pada isteri dan Anda pula," jelas Dr Andri Wanananda MS, seksolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta, dalam konsultasi kesehatan detikHealth.

    Keputihan disebabkan oleh infeksi, baik bakteri, jamur, virus dan parasit. Ada pula keputihan yang diakibatkan oleh alergi (misalnya terhadap karet kondom) atau dipicu benda asing misalnya pada pengguna IUD (intrauterine device) atau spiral KB.

    Namun bila disertai bercak darah yang tidak sedikit, harus dipikirkan kemungkinan adanya tumor atau kanker.

    "Hendaknya dalam hubungan intim harus berakhir dengan kenikmatan orgasme yang untuk mencapainya harus dengan alat-alat genital yang dalam kondisi sehat," lanjut Dr Andri.

    Untuk mengatasi keputihan secara tepat, sebaiknya dilakukan analisis secara akurat, mengenai penyebab dan faktor risiko. Pernah tidaknya kontak seksual merupakan hal penting yang wajib diutarakan untuk memperkirakan penyebabnya.

    Bila sudah lama mengalaminya, lebih bijaksana bila Anda meluangkan waktu untuk berobat ke dokter kulit dan kelamin agar dapat dianalisis secara tepat dan mendalam.



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 6:35 pm