Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Anak Lebih Rentan Obesitas Jika Tidak Akur dengan Ibunya

    Share
    avatar
    lea

    391
    Age : 32
    08.03.09

    Anak Lebih Rentan Obesitas Jika Tidak Akur dengan Ibunya

    Post  lea on Wed Dec 28, 2011 9:29 am

    Anak Lebih Rentan Obesitas Jika Tidak Akur dengan Ibunya


    Hubungan emosional dengan orang tua terutama ibu terbukti mempengaruhi risiko obesitas atau kegemukan pada anak. Menurut penelitian terbaru, anak yang sering tak akur dengan ibunya 2 kali lebih rentan mengalami kegemukan saat remaja.

    Penelitian yang baru akan dipublikasikan dalam Journal of Paediatric bulan depan itu menyebutkan, anak yang tidak akur dengan ibunya memiliki risiko obesitas sebesar 26,1 persen saat berusia 15 tahun. Anak yang akur dengan ibunya juga tetap berisiko, namun angkanya hanya 13 persen.

    Prof Sarah Anderson dari Ohio State University yang memimpin penelitian ini mengatakan, hubungan emosional antara ibu dan anak dapat mempengaruhi pola makan secara tidak langsung. Ibu yang tidak dekat dengan anaknya cenderung sulit mengajari anaknya cara mengelola stres, sehingga pola makan lebih tidak terkontrol.

    "Obesitas di masa kecil sangat mungkin bisa dicegah dengan cara memperbaiki hubungan emosional antara ibu dan anak, daripada hanya berfokus pada asupan makanannya saja," kata Prof Anderson dalam seperti dikutip dari Dailymail.

    Menurut Prof Anderson, kemampuan anak dalam mengelola stres tidak hanya mempengaruhi pola makan tetapi juga pola tidurnya. Anak yang gampang stres cenderung susah tidur, lalu metabolisme di dalam tubuhnya terganggu dan menjadi lebih mudah gemuk.

    Ibu dan anak yang jarang atau tidak pernah akur dinilai memiliki hubungan emosional yang buruk. Hasil penelitian ini membuktikan, faktor ini tidak hanya memberi pengaruh psikologis pada anak tetapi juga pengaruh fisik karena berkaitan dengan risiko kegemukan.

    Bagi anak, obesitas atau kegemukan juga berhubungan dengan risiko penyakit lain seperti diabetes serta gangguan jantung dan pembuluh darah. Berbagai risiko tersebut bisa dikurangi dengan mengatur pola makan, mengelola stres dan rajin berolahraga.



      Waktu sekarang Tue Jul 25, 2017 9:42 pm