Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Anak Lebih Rentan Obesitas Jika Tidak Akur dengan Ibunya

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Anak Lebih Rentan Obesitas Jika Tidak Akur dengan Ibunya

    Post  lea on Wed Dec 28, 2011 9:29 am

    Anak Lebih Rentan Obesitas Jika Tidak Akur dengan Ibunya


    Hubungan emosional dengan orang tua terutama ibu terbukti mempengaruhi risiko obesitas atau kegemukan pada anak. Menurut penelitian terbaru, anak yang sering tak akur dengan ibunya 2 kali lebih rentan mengalami kegemukan saat remaja.

    Penelitian yang baru akan dipublikasikan dalam Journal of Paediatric bulan depan itu menyebutkan, anak yang tidak akur dengan ibunya memiliki risiko obesitas sebesar 26,1 persen saat berusia 15 tahun. Anak yang akur dengan ibunya juga tetap berisiko, namun angkanya hanya 13 persen.

    Prof Sarah Anderson dari Ohio State University yang memimpin penelitian ini mengatakan, hubungan emosional antara ibu dan anak dapat mempengaruhi pola makan secara tidak langsung. Ibu yang tidak dekat dengan anaknya cenderung sulit mengajari anaknya cara mengelola stres, sehingga pola makan lebih tidak terkontrol.

    "Obesitas di masa kecil sangat mungkin bisa dicegah dengan cara memperbaiki hubungan emosional antara ibu dan anak, daripada hanya berfokus pada asupan makanannya saja," kata Prof Anderson dalam seperti dikutip dari Dailymail.

    Menurut Prof Anderson, kemampuan anak dalam mengelola stres tidak hanya mempengaruhi pola makan tetapi juga pola tidurnya. Anak yang gampang stres cenderung susah tidur, lalu metabolisme di dalam tubuhnya terganggu dan menjadi lebih mudah gemuk.

    Ibu dan anak yang jarang atau tidak pernah akur dinilai memiliki hubungan emosional yang buruk. Hasil penelitian ini membuktikan, faktor ini tidak hanya memberi pengaruh psikologis pada anak tetapi juga pengaruh fisik karena berkaitan dengan risiko kegemukan.

    Bagi anak, obesitas atau kegemukan juga berhubungan dengan risiko penyakit lain seperti diabetes serta gangguan jantung dan pembuluh darah. Berbagai risiko tersebut bisa dikurangi dengan mengatur pola makan, mengelola stres dan rajin berolahraga.



      Waktu sekarang Thu Dec 08, 2016 4:47 pm