Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Ganti Lap Tangan Setiap Hari untuk Cegah Kontaminasi Kuman

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Ganti Lap Tangan Setiap Hari untuk Cegah Kontaminasi Kuman

    Post  clara on Thu Jan 05, 2012 3:05 am

    Ganti Lap Tangan Setiap Hari untuk Cegah Kontaminasi Kuman


    Di rumah, sebagian besar orang menggunakan kain lap untuk mengeringkan tangannya setelah cuci tangan. Tapi sebaiknya kain lap ini diganti setiap hari untuk mengurangi risiko kontaminasi kuman.

    Penularan kontaminasi kuman bisa terjadi jika kebersihan atau higienitas tidak terjaga dengan baik, salah satunya melalui kain lap yang digunakan berulang-ulang dan oleh banyak orang.

    Setelah seseorang mencuci tangan, biasanya dikeringkan dengan menggosokkan tangan di kain. Namun sayangnya kain yang digunakan ini seringkali dipakai berkali-kali sehingga kemungkinan kontaminasi kuman sangat besar terjadi.

    "Kebersihan kain lap ini perlu dijaga, salah satu cara meminimalisir risiko kontaminasi adalah dengan menggantinya setiap hari," ujar Dr Aria Kusuma, dalam sidang promosi Doktor atas dirinya di FKM UI, Depok.

    Dr Aria menambahkan hal lain yang perlu diperhatikan adalah memisahkan antara kain lap tangan yang digunakan sehabis makan, dengan kain lap yang digunakan setelah mencuci piring.

    "Sebaiknya setelah cuci tangan memang menggunakan kain lap atau tisu yang disposible (sekali pakai) sehingga bisa mengurangi risiko kontaminasi," ujar Doktor yang lahir di Pekanbaru, 17 Maret 1973 ini.

    Selain itu hal lain yang perlu diperhatikan adalah tangan yang basah cenderung lebih mudah menyebarkan bakteri ketimbang tangan kering. Untuk itu lap yang digunakan harus bersih dan kering sehingga tidak memicu penularan kuman.

    Salah satu kuman yang terbilang paling sering mengontaminasi adalah bakteri E.coli yang bisa menyebabkan penyakit pada saluran pencernaan manusia seperti diare terutama pada bayi dan balita.

    Dampak dari kontaminasi ini pada anak adalah bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan karena anak menjadi sering sakit-sakitan sehingga nantinya berdampak pada kualitas sumber daya manusia.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 9:30 pm