Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Agar Kloset Duduk Tak Menebar Bakteri

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Agar Kloset Duduk Tak Menebar Bakteri

    Post  lea on Tue Jan 10, 2012 6:09 am

    Agar Kloset Duduk Tak Menebar Bakteri


    Pernahkah Anda menutup kloset saat menekan tombol flush? Jamak mungkin akan menjawab tidak. Beberapa tetap duduk saat menekan tombol penyiram kloset. Sementara yang lain melakukannya sambil berdiri di dekat lubang kloset yang terbuka.

    Mereka mungkin belum menyadari bahwa menekan tombol flush tanpa menutup lubang toilet berpotensi menebar bakteri ke udara.

    Studi yang dipublikasikan Journal of Hospital Infection menunjukkan bahwa Clostridium difficile, bakteri penyebab diare, dapat terpental sejauh 25 sentimeter dari atas dudukan kloset, saat tombol flush ditekan.

    Tingkat bakteri paling banyak ditemukan sesaat setelah tombol flush dimainkan atau tangki penyiram bekerja. Jumlahnya menurun seiring berjalannya waktu.

    "Tidak semua orang memiliki kebiasaan menutup kloset saat menyiramnya, padahal melakukan hal sederhana ini akan mengurangi kontaminasi lingkungan yang cukup substansial," kata Dr William Schaffner, ketua pengobatan pencegahan di Vanderbilt University Medical Center, kepada ABC News.

    Sejumlah peneliti dari Leeds General Infirmary memeriksa suspensi Clostridium difficile di udara di toilet rumah sakit. Hasilnya, kontaminasi bakteri 12 kali lebih tinggi saat kloset yang baru saja digunakan disiram tanpa menutup lubangnya. Kontaminasi bakteri di udara menurun saat kloset disiram dengan lubang tertutup.

    Pakar kuman dari Universitas Arizona, Dr Charles Gerba, menemukan bahwa, tisu atau kertas toilet yang berada di dekat kloset juga tercemar bakteri. Kadarnya bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan yang terdeteksi di dudukan kloset.

    Studi lain yang dilakukan tim dari Universitas Colorado menunjukkan bahwa bakteri yang menyerang usus itu tak hanya ditemukan di sekitar kloset, tapi juga di gagang pintu toilet, dan dispenser sabun di wastafel. "Anda bisa mendeteksi jejaknya berdasar aktivitas di toilet," kata salah satu peneliti, Gilberto Flores.



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 2:44 pm