Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Depresi Bisa Sebabkan Disfungsi Seksual

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    Depresi Bisa Sebabkan Disfungsi Seksual

    Post  derinda on Thu Jan 19, 2012 5:02 am

    Depresi Bisa Sebabkan Disfungsi Seksual


    Masalah seksual seperti disfungsi ereksi atau ketidakmampuan mencapai orgasme, sering dikaitkan sebagai akibat dari depresi. Menurut para ahli, depresi merupakan salah satu penyebab utama hilangnya gairah seksual atau menurunnya performa seks. Bagaimana dua hal ini bisa saling terkait?

    Ibaratkan otak sebagai organ seks yang sangat sensitif. Timbulnya gairah seksual dimulai dalam otak, lalu senyawa kimiawi otak yang disebut neurotransmitter menghantarkannya turun. Neurotransmitter meningkatkan 'komunikasi' antara sel-sel otak dan memicu peredaran darah ke organ seks. Namun saat keadaan otak tidak normal karena depresi atau mood yang jelek, proses kimiawi dalam tubuh menjadi tidak seimbang.

    Dikutip dari WebMD, banyak pria dan wanita penderita depresi mengaku gairah seksualnya rendah, bahkan hilang. Hal itulah yang menyebabkan keintiman hubungan antara suami-istri terganggu.

    Tak hanya depresi itu sendiri, tapi pengobatannya juga cukup berperan mengurangi gairah seksual. Obat-obat depresi (antidepresan) digunakan untuk meningkatkan mood positif seseorang. Namun beberapa jenis antidepresan seperti selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), punya efek samping menghilangkan hasrat, termasuk hasrat seksual.

    Cara kerja anti-depresan adalah mengubah keseimbangan senyawa kimiawi pada otak, namun ada beberapa kimiawi yang terlibat dalam respon seksual --yang juga diubah oleh antidepresan-- sehingga bisa menyebabkan disfungsi seksual. Efek dari antidepresan terhadap aktivitas seks ini bisa meningkat, seiring ditambahnya dosis pengobatan.

    Bagaimana mengatasi gangguan seks karena pengobatan depresi?

    Ada beberapa cara untuk mengurangi efek samping dari pengobatan depresi terhadap gairah seksual. Salah satunya dengan mengomunikasikan pada dokter jika Anda mengalami disfungsi seksual selama pengobatan. Dengan begitu, dokter bisa memberikan obat yang mungkin bisa meningkatkan fungsi seksual, yang bisa diminuman bersamaan dengan antidepresan.

    Tak perlu sungkan membicarakan masalah seksual Anda pada dokter, karena jika dokter tidak tahu adanya masalah, maka dia tidak akan bisa berbuat apapun untuk mengatasinya. Kalau perlu ajaklah pasangan dan bicarakan secara terbuka, lalu tanyakan solusi yang bisa membantu masalah Anda.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 11:58 am