Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Depresi Bisa Sebabkan Disfungsi Seksual

    Share

    derinda

    78
    23.07.11

    Depresi Bisa Sebabkan Disfungsi Seksual

    Post  derinda on Thu Jan 19, 2012 5:02 am

    Depresi Bisa Sebabkan Disfungsi Seksual


    Masalah seksual seperti disfungsi ereksi atau ketidakmampuan mencapai orgasme, sering dikaitkan sebagai akibat dari depresi. Menurut para ahli, depresi merupakan salah satu penyebab utama hilangnya gairah seksual atau menurunnya performa seks. Bagaimana dua hal ini bisa saling terkait?

    Ibaratkan otak sebagai organ seks yang sangat sensitif. Timbulnya gairah seksual dimulai dalam otak, lalu senyawa kimiawi otak yang disebut neurotransmitter menghantarkannya turun. Neurotransmitter meningkatkan 'komunikasi' antara sel-sel otak dan memicu peredaran darah ke organ seks. Namun saat keadaan otak tidak normal karena depresi atau mood yang jelek, proses kimiawi dalam tubuh menjadi tidak seimbang.

    Dikutip dari WebMD, banyak pria dan wanita penderita depresi mengaku gairah seksualnya rendah, bahkan hilang. Hal itulah yang menyebabkan keintiman hubungan antara suami-istri terganggu.

    Tak hanya depresi itu sendiri, tapi pengobatannya juga cukup berperan mengurangi gairah seksual. Obat-obat depresi (antidepresan) digunakan untuk meningkatkan mood positif seseorang. Namun beberapa jenis antidepresan seperti selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), punya efek samping menghilangkan hasrat, termasuk hasrat seksual.

    Cara kerja anti-depresan adalah mengubah keseimbangan senyawa kimiawi pada otak, namun ada beberapa kimiawi yang terlibat dalam respon seksual --yang juga diubah oleh antidepresan-- sehingga bisa menyebabkan disfungsi seksual. Efek dari antidepresan terhadap aktivitas seks ini bisa meningkat, seiring ditambahnya dosis pengobatan.

    Bagaimana mengatasi gangguan seks karena pengobatan depresi?

    Ada beberapa cara untuk mengurangi efek samping dari pengobatan depresi terhadap gairah seksual. Salah satunya dengan mengomunikasikan pada dokter jika Anda mengalami disfungsi seksual selama pengobatan. Dengan begitu, dokter bisa memberikan obat yang mungkin bisa meningkatkan fungsi seksual, yang bisa diminuman bersamaan dengan antidepresan.

    Tak perlu sungkan membicarakan masalah seksual Anda pada dokter, karena jika dokter tidak tahu adanya masalah, maka dia tidak akan bisa berbuat apapun untuk mengatasinya. Kalau perlu ajaklah pasangan dan bicarakan secara terbuka, lalu tanyakan solusi yang bisa membantu masalah Anda.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 3:34 pm