Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Aktivitas Fisik Bantu Perbaiki Perilaku Anak Hiperaktif

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Aktivitas Fisik Bantu Perbaiki Perilaku Anak Hiperaktif

    Post  kuning on Fri Jan 20, 2012 6:10 am

    Aktivitas Fisik Bantu Perbaiki Perilaku Anak Hiperaktif


    Anak dengan attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD) biasanya memiliki perilaku yang sulit diatur. Tapi dengan melakukan aktivitas fisik bisa membantu memperbaiki perilakunya.

    Sebuah program kegiatan fisik yang terstruktur bisa membantu meningkatkan kapasitas otot, keterampilan motorik, penilaian perilaku serta\' kemampuan dalam memproses informasi pada anak ADHD.

    Anak-anak yang diketahui memiliki ADHD biasanya bersikap hiperaktif dengan berbagai stimulan serta\' mengalami kesulitan dalam mempertahankan perhatian. Beberapa anak ADHD kadang sering dianggap sebagai anak yang nakal, padahal kenyataannya tidak.

    Peneliti Claudia Verret, Marie-Claude Guay, Claude Berthiaume, Phillip Gardiner dan Louise Beliveau mendaftarkan 10 anak dalam program aktivitas fisik yang mencakup pemanasan, aktivitas aerobik, latihan otot, keterampilan motorik dan pendinginan.

    Masing-masing sesi aktivitas fisik ini dimulai dengan intensitas ringan, sedang sampai yang tinggi secara bertahap, sepanjang sesi ini anak ADHD diamati denyut jantungnya melalui monitor.

    Temuan utama dari studi ini adalah anak ADHD yang melakukan aktivitas fisik memiliki skor perilaku yang lebih baik. Hasil ini dilaporkan dalam edisi terbaru Journal of Attention Disorders.

    "Hal ini berarti ada efek positif yang bisa didapat dari aktivitas fisik yang dilakukan oleh anak-anak ADHD, tapi kegiatan ini harus terstruktur dan secara bertahap," ujar peneliti, seperti dikutip dari Indiavision.

    Anak ADHD biasanya berperilaku sulit mendapatkan perhatiannya dalam jangka waktu lama, membuat kesalahan ceroboh di sekolah atau kegiatan lain, mengalami kesulitan untuk mempertahankan perhatiannya bahkan kadang seperti tidak mendengarkan ketika sedang berbicara langsung, sering gagal menyelesaikan tugas sekolah serta\' menghindari atau tidak menyukai tugas yang membutuhkan usaha berkelanjutan.



      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 6:56 am