Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Aktivitas Fisik Bantu Perbaiki Perilaku Anak Hiperaktif

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Aktivitas Fisik Bantu Perbaiki Perilaku Anak Hiperaktif

    Post  kuning on Fri Jan 20, 2012 6:10 am

    Aktivitas Fisik Bantu Perbaiki Perilaku Anak Hiperaktif


    Anak dengan attention-deficit hyperactivity disorder (ADHD) biasanya memiliki perilaku yang sulit diatur. Tapi dengan melakukan aktivitas fisik bisa membantu memperbaiki perilakunya.

    Sebuah program kegiatan fisik yang terstruktur bisa membantu meningkatkan kapasitas otot, keterampilan motorik, penilaian perilaku serta\' kemampuan dalam memproses informasi pada anak ADHD.

    Anak-anak yang diketahui memiliki ADHD biasanya bersikap hiperaktif dengan berbagai stimulan serta\' mengalami kesulitan dalam mempertahankan perhatian. Beberapa anak ADHD kadang sering dianggap sebagai anak yang nakal, padahal kenyataannya tidak.

    Peneliti Claudia Verret, Marie-Claude Guay, Claude Berthiaume, Phillip Gardiner dan Louise Beliveau mendaftarkan 10 anak dalam program aktivitas fisik yang mencakup pemanasan, aktivitas aerobik, latihan otot, keterampilan motorik dan pendinginan.

    Masing-masing sesi aktivitas fisik ini dimulai dengan intensitas ringan, sedang sampai yang tinggi secara bertahap, sepanjang sesi ini anak ADHD diamati denyut jantungnya melalui monitor.

    Temuan utama dari studi ini adalah anak ADHD yang melakukan aktivitas fisik memiliki skor perilaku yang lebih baik. Hasil ini dilaporkan dalam edisi terbaru Journal of Attention Disorders.

    "Hal ini berarti ada efek positif yang bisa didapat dari aktivitas fisik yang dilakukan oleh anak-anak ADHD, tapi kegiatan ini harus terstruktur dan secara bertahap," ujar peneliti, seperti dikutip dari Indiavision.

    Anak ADHD biasanya berperilaku sulit mendapatkan perhatiannya dalam jangka waktu lama, membuat kesalahan ceroboh di sekolah atau kegiatan lain, mengalami kesulitan untuk mempertahankan perhatiannya bahkan kadang seperti tidak mendengarkan ketika sedang berbicara langsung, sering gagal menyelesaikan tugas sekolah serta\' menghindari atau tidak menyukai tugas yang membutuhkan usaha berkelanjutan.



      Waktu sekarang Mon Sep 26, 2016 10:41 pm