Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Punya Teman yang Menyebalkan Bisa Jadi Sumber Penyakit

    Share

    sangi

    282
    13.02.09

    Punya Teman yang Menyebalkan Bisa Jadi Sumber Penyakit

    Post  sangi on Mon Jan 30, 2012 7:03 am

    Punya Teman yang Menyebalkan Bisa Jadi Sumber Penyakit


    Berteman dengan orang yang menyebalkan seringkali berakhir dengan sakit hati karena dikecewakan. Bukan hanya sakit secara perasaan, pertemanan yang tidak sehat seperti ini juga bisa memicu penyakit sesungguhnya yang lebih berbahaya.

    Sebuah penelitian di Brandeis University menunjukkan, pertemanan dengan orang-orang menyebalkan bisa memicu terjadinya radang. Dampak yang bisa muncul dalam jangka panjang cukup serius antara lain memicu kanker, serangan jantung serta\' tekanan darah tinggi.

    Penyebab munculnya berbagai risiko penyakit mematikan tersebut tak lain adalah stres, yang meningkat ketika sering terlibat konflik dengan teman-teman yang menyebalkan. Seperti diketahui, stres bisa memicu pelepasan protein tertentu penyebab radang.

    Dalam laporan penelitian yang dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, para peneliti mengamati 122 relawan berusia muda. Saat diteliti, seluruh relawan dalam kondisi sehat dan tidak memiliki faktor risiko penyakit kronis.

    Para peneliti mengamati buku harian para relawan, untuk mengetahui riwayat pertemanan dalam kehidupan sehari-harinya. Jika buku harian banyak menceritakan konflik dengan teman, maka relawan tersebut dikatakan memiliki pertemanan yang negatif atau menyebalkan.

    Hasil pengamatan buku harian kemudian dibandingkna dengan hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan terhadap sampel usapan dari jaringan pipi sebelah dalam. Komponen yang diteliti adalah salah satu protein pemicu radang, yang disebut interleukin 6.

    Setelah dibandingkan, makin sering relawan sering terlibat konflik dengan teman-teman yang menyebalkan maka kadar protein yang ditemukan di sampel jaringan pipi juga semakin besar. Artinya relawan itu lebih rentan radang, sehingga rentan juga terhadap kanker dan penyakit mematikan lainnya.

    "Pertemanan sangat vital bagi kesehatan Anda, sama halnya dengan diet yang sehat," ungkap Shelley Taylor, seorang ahli neurosains sosial yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Sciencenews.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 12:43 am