Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Yang selalu dirahasiakan oleh Perokok

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Yang selalu dirahasiakan oleh Perokok

    Post  kuning on Tue Jan 31, 2012 6:18 am

    Yang selalu dirahasiakan oleh Perokok


    Tak semua orang ternyata mau terbuka mengakui bahwa dirinya punya kebiasaan merokok, karena studi mendapatkan lebih dari setengah jumlah perokok merahasiakan kebiasaannya ini dari teman dan keluarga.

    Sebuah studi menemukan adanya stigma sosial dan beberapa larangan merokok membuat sekitar 57 persen perokok menyembunyikan kebiasaan buruknya itu dari orang-orang terkasih seperti teman dan keluarga.

    Partisipan yang terlibat dalam studi ini menuturkan biasanya mereka menggunakan alasan pergi berjalan dengan anjingnya, mengunjungi teman atau pergi ke toko untuk merokok di luar rumah.

    Jajak pendapat yang dilakukan oleh The Co-operative Pharmacy melibatkan 2.000 orang yang mana 1 dari 12 partisipan sebenarnya tidak dilarang merokok di dalam rumahnya sendiri, serta\' 4 dari 5 perokok mengaku ingin berhenti.

    Orang yang terlibat dalam studi ini mengungkapkan alasan utama ia akan menghentikan kebiasaan buruknya ini jika didiagnosis suatu penyakit serius. Hal lain yang akan membuatnya berhenti adalah jika sudah menjadi orangtua, serta\' jika harga rokok sudah sangat mahal.

    "Larangan merokok di tempat umum bisa memiliki efek besar untuk menciptakan stigma bagi perokok, tapi ternyata banyak perokok yang merahasiakan kebiasaannya ini," ujar manajer layanan klinis The Co-operative Pharmacy, Fiona Caplan-Dean, seperti dikutip dari Mirror.co.uk.

    Caplan-Dean menuturkan beberapa perokok kadang mengaku sudah berhenti merokok meski masih menghisap 1-2 batang rokok sehari, padahal meski hanya 1-2 batang tetap akan berdampak buruk bagi kesehatan dan juga merusak kulit serta\' penampilan.

    Rokok dan asapnya diketahui bisa menyebabkan berbagai macam penyakit, karena di dalam rokok mengandung lebih dari 4.000 senyawa dan banyak diantaranya memiliki sifat beracun.

    Meski begitu tak mudah untuk berhenti merokok, beberapa orang kadang harus mencoba berkali-kali dan mengalami kegagalan. Hal ini karena adanya kandungan rokok yang bersifat adiksi sehingga membuat perokok kecanduan dan sulit lepas dari zat adiktif tersebut.


      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 7:27 pm