Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    5 Makanan yang Sebaiknya Dikurangi Sebelum & Selama Hamil

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    5 Makanan yang Sebaiknya Dikurangi Sebelum & Selama Hamil

    Post  kuning on Tue Jan 31, 2012 6:27 am

    5 Makanan yang Sebaiknya Dikurangi Sebelum & Selama Hamil


    Saat hamil, ibu sebaiknya membatasi konsumsi makanan tertentu. Pembatasan makanan ini perlu dilakukan agar bayi lahir dalam keadaan sehat.

    Membatasi konsumsi makanan tertentu ini kalau memang memungkinkan dilakukan tiga sampai enam bulan sebelum hamil. Selama kehamilan ibu pun harus konsisten melakukannya agar janin mendapatkan gizi yang baik.

    Berikut ini makanan yang sebaiknya dibatasi sebelum dan selama hamil, seperti disarankan dalam buku 'Cara Baru Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan' karya F. Rene Van de Carr, M.D. dan Marc Lehrer, Ph.D.:

    1. Jumlah Garam
    Memang mengurangi garam tidak dianjurkan. Hanya saja sebaiknya ibu hamil mencoba terlebih dahulu makanan sebelum diberi garam untuk melihat apakah perlu membubuhkan garam sebanyak biasanya atau tidak. Konsultasikan dengan dokter tentang jumlah garam yang ibu perlukan.

    2. Kafein
    Banyak produk minuman yang mengandung kafein. Misalnya, teh, kopi dan cokelat. Sebaiknya ibu membaca dulu kandungan minuman dan makanan pada kemasan sebelum mengonsumsinya.

    Penelitian menunjukkan mengonsumsi dua cangkir kopi per hari tidak merugikan terhadap kehamilan dan angka keguguran.

    3. Gula & Antacid
    Permen atau antacid yang ibu makan untuk mengatasi mual mungkin justru akan memperburuk rasa mual tersebut. Sebaiknya gantilah makanan-makanan tersebut dengan buah-buahan asam seperti jeruk atau strawberry. Selain lebih segar dan tanpa pengawet, buah-buahan dapat ditoleransi lebih baik oleh sistem pencernaan ibu.

    4. Sakarin
    Jangan mengonsumsi produk-produk yang mengandung sakarin. Peringatan tercantum pada produk-produk sakarin yang dicurigai dapat menyebabkan kanker. Pengaruh sakarin pada janin memang belum diketahui sepenuhnya. Namun ibu bisa bertanya pada dokter tentang pengaruh sakarain ini pada kehamilan.

    5. Obat
    Ibu sebaiknya menghentikan konsumsi obat-obatan yang tidak perlu. Obat-obatan dapat menembus aliran darah dan menuju otak. Obat-obatan tersebut tentunya juga mempengaruhi otak dan perkembangan saraf bayi.

    Obat-obatan herbal seperti jamu, juga perlu ibu waspadai. Sekalipun tujuannya baik, tetap saja zat-zat itu adalah obat yang sebagian di antaranya mungkin mempunyai efek membahayakan bagi bayi yang sedang berkembang.

    Penting untuk dipahami, bayi yang sedang berkembang di rahim sangatlah kecil dibandingkan dengan berat badan ibu. Terkadang seiring dengan semakin mudahnya memperoleh obat-obatan, ibu telah kehilangan kepekaan terhadap kekuatan kerja obat-obat ini di dalam tubuhl. Jadi obat mungkin hanya sedikit pengaruhnya pada ibu, tapi pada janin mungkin punya pengaruh jauh lebih berat karena dia belum memiliki berat badan cukup untuk menerima zat-zat tersebut. Sebaiknya berkonsultasilah pada dokter sebelum mengonsumsi berbagai obat-obatan.



      Waktu sekarang Mon Dec 05, 2016 11:35 pm