Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Riset: Pertengkaran Kunci Langgengnya Pernikahan

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Riset: Pertengkaran Kunci Langgengnya Pernikahan

    Post  clara on Wed Feb 01, 2012 7:26 am

    Riset: Pertengkaran Kunci Langgengnya Pernikahan


    Tidak selamanya pertengkaran rumah tangga berdampak negatif. Menurut penelitian terbaru, beda pendapat antara sang suami dan istri justru bisa jadi kunci utama sebuah pernikahan yang langgeng.

    Penelitian dari India menjelaskan bahwa berdebat setiap seminggu sekali tanpa menggunakan kekerasan fisik memiliki efek positif bagi kelanggengan pernikahan. Para peneliti menemukan, 44 persen pasangan menikah percaya bahwa pertengkaran dapat membantu menjaga agar 'jalur' komunikasi tetap efektif dan terbuka.

    Temuan yang dilakukan oleh situs percintaan Shaadi dan lembaga riset pasar IMRB tersebut, semakin menjelaskan hasil penelitian sebelumnya. Penelitian di Amerika mengungkapkan, pertengkaran atau membahas masalah dengan benar dapat membuat hubungan jadi bebas stres.

    Walau begitu, William Doherty, seorang profesor di University of Minnesota mengatakan bahwa ia tidak membenarkan sebuah perkelahian karena bisa membuat hubungan menjadi tak sehat. Baginya, ada pertengkaran yang bermanfaat, ada pula yang berbahaya. Namun tidak pernah berdebat juga bisa merusak hubungan.

    "Apa yang telah terungkap dalam penelitian, pertengkaran bukan mengenai kemarahan tapi bagaimana mereka menangani masalah," ujar Doherty, seperti yang dikutip dari Daily Mail.

    Menurut pakar perkawinan lainnya, yang seringkali membahayakan kehidupan rumah tangga adalah keengganan pasangan untuk membahas permasalahan. Oleh karena itu, pertengkaran disebut-sebut sebagai cara terbaik untuk menanganinya, daripada menyembunyikan masalah.

    "Paling tidak mereka mencoba mengatakan kepada pasangannya. Terkadang ada juga kasus 'pertengkaran hebat' dan kita harus lebih tenang saat itu terjadi. Tapi tetap saja itu lebih baik ketimbang mereka hanya duduk diam. Itu lebih menghancurkan," kata Bernie Slutsky, konselor pernikahan di Minnesota, Amerika.

    Bahkan menurut Bernie, melakukan perdebatan di depan anak merupakan hal yang baik. Tentunya, perdebatan itu dilakukan dengan rasa hormat dan bijaksana, sehingga anak-anak bisa mengambil 'pelajaran' dari pertengkaran orangtuanya.

    Melakukan perdebatan di depan anak, juga bisa menjadi strategi yang tepat untuk dapatkan pertengkaran yang sehat. Sang suami dan istri 'terpaksa' harus menahan diri agar tidak saling menyalahkan atau bersikap defensif.


      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 4:50 am