Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

» Tak Ada Ambulans, Pria Ini Gendong Jasad Istri Sejauh 12 Km
Fri Aug 26, 2016 7:20 pm by derinda

IKLAN ANDA


    Banyak Anak Alami Kegemukan Karena Dipaksa Ngemil

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Banyak Anak Alami Kegemukan Karena Dipaksa Ngemil

    Post  lea on Sun Feb 05, 2012 8:39 am

    Banyak Anak Alami Kegemukan Karena Dipaksa Ngemil


    Anak-anak biasanya rewel jika disuruh makan, sehingga banyak orangtua khawatir anaknya kurang gizi. Namun memaksa anak untuk makan meski hanya makanan ringan juga tidak baik, sebab banyak anak mengalami masalah kegemukan karenanya.

    Menurut sebuah penelitian di Univeristy of Michigan, kecenderungan orangtua untuk memaksa anaknya makan terbukti meningkatkan risiko kegemukan. Akibatnya juga tidak bagus, sebab kegemukan dan kurang gizi sama-sama tidak baik untuk kesehatan anak.

    Jika sering dipaksa oleh orangtuanya untuk makan, anak-anak akan kehilangan sinyal rasa kenyang. Lama-lama perutnya akan terbiasa untuk mengonsumsi makanan sebanyak-banyaknya, sehingga pada usia 3 tahun jadi lebih rentan untuk menghadapi masalah berat badan.

    Tidak cuma untuk makanan utama, pemaksaan itu kadang terjadi juga saat memakan makanan ringan. Pada jeda waktu antara makan utama, orangtua biasa sering memberikan makanan ringan dan itu sering dilakukan secara berlebihan sehingga anak-anaknya cepat gemuk.

    Kecenderungan itu dibuktikan saat para peneliti mengamati perilaku 1.218 orangtua dalam memberi makan anaknya. Pengamatan dilakukan di laboratorium sebanyak 3 kali, masing-masing saat anak-anak tersebut masih berusia 15 bulan, 2 tahun dan 3 tahun.

    Dalam setiap pengamatan, para peneliti melihat perilaku orangtua dan juga mengukur berat badan anak-anak tersebut. Hasil pengamatan perilaku maupun pebngukuran berat badan itu kemudian dibandingkan di akhir penelitian, ketika anak-anak itu sudah berusia 3 tahun.

    Tmpak dari hasil pengamatan, anak-anak yang sering dipaksa untuk makan oleh orangtuanya cenderung lebih gemuk saat berusia 3 tahun. Perbedaannya tidak terlalu besar, namun cukup menunjukkan adanya pengaruh dari perilaku para orangtua saat memberi makan.

    "Jadi kebanyakan anak tidak mau makan, tapi para orangtua cenderung megnatakan, 'Ayo sayang, makan, makan, makan!'," kata Julie Lumeng yang memimpin penelitian itu dan mempublikasikannya di American Journal of Clinical Nutrition seperti dikutip dari Reuters.



      Waktu sekarang Tue Sep 27, 2016 5:27 pm