Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pijatan Bisa Buat Hasil Olahraga Lebih Optimal

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Pijatan Bisa Buat Hasil Olahraga Lebih Optimal

    Post  clara on Tue Feb 07, 2012 6:03 am

    Pijatan Bisa Buat Hasil Olahraga Lebih Optimal


    Memijat tubuh setelah olahraga tidak hanya menghilangkan rasa lelah dan pegal-pegal. Menurut sebuah penelitian di Kanada, pijatan bisa mengoptimalkan hasil olahraga.

    Dari hasil penelitian ditemukan bahwa orang yang berolahraga selama 70 menit dan kemudian melakukan pijat, produksi sel-sel otot yang menghasilkan energi meningkat. Pijatan juga bisa mengurangi peradangan pada sel.

    "Penelitian kami menemukan kemungkinan yang cukup menarik bahwa manfaat olahraga bisa ditingkatkan dengan pijatan setelah beraktivitas," ujar Dr. Mark Tarnopolsky, kepala divisi penyakit neuromuscular dan neurometabolic di McMaster University, Hamilton, Ontario, seperti dilansir My Health News Daily.

    Dalam studi kecil tersebut, 11 pemuda diminta berolahraga hingga kelelahan selama 70 menit. Setelah beristirahat sejenak, salah satu kaki mereka dipijat sementara kaki lainnya tidak. Para peneliti kemudian menganalisa sample jaringan yang diambil dari otot kaki responden sesaat setelah pemijatan. Lalu sample diambil untuk kedua kalinya setelah mereka istirahat selama 2,5 jam.

    Setelah sample yang diambil sesaat setelah olahraga dan 2,5 jam kemudian dibandingkan, peneliti menemukan ada perbedaan cukup signifikan pada otot yang mendapat pijatan. Peradangan berkurang dan produksi mitochondria (bagian dari sel yang khusus bekerja menghasilkan energi yang dibutuhkan agar sel tetap hidup) meningkat.

    "Mitochondria merupakan sumber kekuatan bagi sel, dan meningkatkan level mitochondria adalah tujuan utama dari latihan fisik," ujar Tarnopolsky.

    Menurut Dr. Mark Hyman Rapaport, ketua Department of Psychiatri and Behavioral Sciences di Emory University School of Medicine, tidak perlu melakukan pemijatan yang terlalu lama untuk meningkatkan hasil olahraga. "Pemijatan selama 10 menit saya rasa sudah cukup untuk dapatkan efek yang mendalam," jelasnya.

    Studi yang telah diterbitkan dalam jurnal Science Translational Medicine ini pun menyimpulkan, pemijatan setelah olahraga bisa sangat bermanfaat jika dilakukan pada para atlet. Peradangan pada otot bisa berkurang dan meningkatkan emosi positif setelah atau di sela-sela pertandingan olahraga.

    Namun Tarnopolsky menuturkan, ada kemungkinan kemampuan alami tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri bisa berkurang akibat tindakan pemijatan. Pertanyaan pun timbul, jika pijat bisa mengurangi peradangan, apakah bisa memperlambat proses penyembuhan sendiri pada tubuh?

    Untuk menjawabnya, Tarnopolsky pun mengatakan ia dan timnya perlu mengadakan studi yang lebih lanjut. Karena ia berasumsi meskipun pijatan membuat tubuh terasa lebih baik --dengan meredakan peradangan-- mungkin berpotensi mengurangi kemampuan tubuh untuk melakukan perbaikan sel sendiri.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 7:15 pm