Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Perempuan Paling Mudah Tertular Penyakit Kelamin Saat Subur

    Share

    meilani

    97
    18.08.11

    Perempuan Paling Mudah Tertular Penyakit Kelamin Saat Subur

    Post  meilani on Tue Feb 14, 2012 5:56 am

    Perempuan Paling Mudah Tertular Penyakit Kelamin Saat Subur


    Infeksi kelamin bisa menular kapan saja, jika hubungan seks dilakukan dengan tidak aman misalnya berganti-ganti pasangan tanpa memakai kondom. Namun pada perempuan, risikonya meningkat saat masa subur yakni 14 hari sebelum menstruasi.

    Diduga hal ini dipengaruhi oleh siklus hormonal yang terjadi di dalam tubuh seorang perempuan, dalam kaitannya dengan fungsi reproduksi. Pada masa subir, kondisi hormonal sedikit melemahkan sistem imun agar tubuh tidak menolak benda asing termasuk sperma.

    Melemahnya sistem kekebalan tubuh yang terjadi pada masa subur tidak hanya memberi jalan bagi sperma untuk masih, tetapi juga bagi kuman-kuman penyebab infeksi kelamin. Salah satunya jamur Candida albicans penyebab keputihan dan gatal-gatal di sekitar kemaluan.

    "Kondisi ini menjelaskan mengapa pada masa subur perempuan lebih rentan tertular infeksi kelamin seperti HIV (Human Imunnodeficiency Virus) dan HPV (Human Papiloma Virus)," kata Miguel Relloso, PhD dari Hospital Gregorio Maranon seperti dikutip dari Indiavision.

    Melemahnya sistem kekebalan tubuh pada perempuan itu menurut Dr Relloso disebabkan oleh peningkatan hormon seks estradiol. Hormon ini meningkat pada masa subur, untuk memeri peluang terjadinya pembuahan sel telur oleh sel-sel sperma yang masuk.

    Untuk membuktikan efek estradiol terhadap risiko penularan infeksi jamur maupun kuman lainnya, Dr Relloso melakukan eksperimen dengan beberapa ekor tikus. Sebagian disuntik estradiol dan diberi jamur Candida albicans, sebagian lagi hanya diberi jamur tanpa estradiol.

    Hasil pengamatan menujukkan, perbandingan jumlah tikus yang terinfeksi jamur lebih tinggi pada kelompok yang disuntik estradiol. Dari kelompok tikus yang tidak mendapat estradiol juga ada beberapa yang tertular namun tidak sebanyak kelompok yang mendapat estradiol.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 6:48 pm