Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» 'Game Mode' di Windows 10 Bisa Bikin PC Ngebut
Mon Jan 16, 2017 1:24 pm by via

» 10 Rumus Kehidupan Ini Akan Buatmu Lebih Bijaksana dan Bahagia
Mon Jan 16, 2017 1:18 pm by via

» Korowai Tribe
Tue Jan 10, 2017 1:25 pm by via

» Cinta "Terlarang" Bung Karno dan Penari Istana
Tue Jan 10, 2017 1:02 pm by via

» 7 Rahasia Wanita yang Tidak Akan Diceritakan ke Pasangannya
Tue Jan 10, 2017 12:44 pm by via

» Ini Shampo Untuk Mengatasi Kulit Kepala Gatal
Tue Jan 10, 2017 12:30 pm by lanang

» Sejarah Koteka
Tue Jan 10, 2017 12:23 pm by lanang

» Saat Fantastic Beasts Bertemu Harry Potter di Dunia Anime
Tue Jan 10, 2017 12:15 pm by lanang

» Modifikasi Knalpot Motor Untuk Performa Terbaik
Tue Jan 10, 2017 12:01 pm by flade

IKLAN ANDA


    ASI Bikin Anak Tak Mudah Marah

    Share

    daun.kuning

    271
    17.11.09

    ASI Bikin Anak Tak Mudah Marah

    Post  daun.kuning on Thu Feb 16, 2012 4:57 am

    ASI Bikin Anak Tak Mudah Marah


    Memberikan air susu ibu (ASI) memang memiliki banyak manfaat baik bagi bayi maupun ibu yang menyusui. Salah satunya adalah ASI bisa membuat anak nantinya tidak gampang marah.

    Sebuah studi terbaru menemukan bayi yang menyusu atau mendapatkan ASI cenderung lebih bisa menahan diri dan tidak lekas marah dibanding dengan bayi yang mendapatkan susu botol atau formula.

    Para ilmuwan percaya bahwa pelukan hangat yang diterima bayi ketika ia menyusui akan membuatnya memiliki watak lebih halus dan menghindari permusuhan di kemudian harinya.

    Studi ini diikuti sekitar 2.000 orang selama 24 tahun dan mendapatkan partisipan yang tidak mendapat ASI cenderung memiliki tingkat permusuhan terutama sinisme lebih tinggi ketika ia beranjak dewasa.

    "Penelitian berbasis populasi ini menunjukkan bahwa menyusui mungkin memiliki efek jangka panjang terhadap sikap atau karakter yang dimiliki seseorang ketika dewasa," ujar Dr Paivi Merjonen dari University of Turku di Finlandia, seperti dikutip dari MedIndia.

    Hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Psycho-therapy and Psychosomatics juga menunjukkan jika bayi diberi ASI hingga 1 tahun lebih maka risiko permusuhannya akan jauh lebih rendah.

    Sementara itu dalam studi lain diketahui saat bayi diberi ASI, maka tubuh bayi tersebut akan mendapat serotonin yaitu zat antistres yang banyak dibentuk dalam 2 tahun pertama kehidupan si bayi.

    Zat antistres ini akan masuk ke dalam tubuhnya yang membuat anak menjadi tidak mudah marah, menghindari stres dan depresi serta\' mengurangi kemungkinan terkena gangguan mental saat dewasa nanti.



      Waktu sekarang Fri Jan 20, 2017 4:20 am