Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    ASI Bikin Anak Tak Mudah Marah

    Share

    daun.kuning

    268
    17.11.09

    ASI Bikin Anak Tak Mudah Marah

    Post  daun.kuning on Thu Feb 16, 2012 4:57 am

    ASI Bikin Anak Tak Mudah Marah


    Memberikan air susu ibu (ASI) memang memiliki banyak manfaat baik bagi bayi maupun ibu yang menyusui. Salah satunya adalah ASI bisa membuat anak nantinya tidak gampang marah.

    Sebuah studi terbaru menemukan bayi yang menyusu atau mendapatkan ASI cenderung lebih bisa menahan diri dan tidak lekas marah dibanding dengan bayi yang mendapatkan susu botol atau formula.

    Para ilmuwan percaya bahwa pelukan hangat yang diterima bayi ketika ia menyusui akan membuatnya memiliki watak lebih halus dan menghindari permusuhan di kemudian harinya.

    Studi ini diikuti sekitar 2.000 orang selama 24 tahun dan mendapatkan partisipan yang tidak mendapat ASI cenderung memiliki tingkat permusuhan terutama sinisme lebih tinggi ketika ia beranjak dewasa.

    "Penelitian berbasis populasi ini menunjukkan bahwa menyusui mungkin memiliki efek jangka panjang terhadap sikap atau karakter yang dimiliki seseorang ketika dewasa," ujar Dr Paivi Merjonen dari University of Turku di Finlandia, seperti dikutip dari MedIndia.

    Hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Psycho-therapy and Psychosomatics juga menunjukkan jika bayi diberi ASI hingga 1 tahun lebih maka risiko permusuhannya akan jauh lebih rendah.

    Sementara itu dalam studi lain diketahui saat bayi diberi ASI, maka tubuh bayi tersebut akan mendapat serotonin yaitu zat antistres yang banyak dibentuk dalam 2 tahun pertama kehidupan si bayi.

    Zat antistres ini akan masuk ke dalam tubuhnya yang membuat anak menjadi tidak mudah marah, menghindari stres dan depresi serta\' mengurangi kemungkinan terkena gangguan mental saat dewasa nanti.



      Waktu sekarang Wed Dec 07, 2016 12:54 am