Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Duduk Terlalu Lama Sama Buruknya Seperti Merokok

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Duduk Terlalu Lama Sama Buruknya Seperti Merokok

    Post  lea on Mon Mar 05, 2012 7:22 am

    Duduk Terlalu Lama Sama Buruknya Seperti Merokok


    Sudah banyak orang yang tahu bahwa merokok adalah kebiasaan buruk yang dapat merusak kesehatan tubuh. Tapi ternyata ada kebiasaan lain yang sama efek buruknya seperti merokok, yaitu duduk terlalu lama.

    Dr James Levine, seorang dokter Mayo Clinic di Rochester menyebutkan bahwa sitting disease atau penyakit yang ditimbulkan akibat duduk terlalu lama sama seperti penyakit yang ditimbulkan akibat efek samping dari merokok.

    "Para peneliti telah menghubungkan duduk dengan waktu yang lama dengan sejumlah masalah kesehatan dan kematian dini akibat penyakit jantung," tulis Dr James Levine dalam situs Mayo Clinic, seperti dilansir Livescience.

    Menurut Dr Levine, dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang menghabiskan lebih dari empat jam sehari duduk di depan televisi memiliki 80 persen peningkatan risiko kematian akibat penyakit jantung, dibandingkan dengan orang dewasa yang menghabiskan kurang dari dua jam duduk di depan televisi.

    "Risiko ini terlepas dari faktor risiko lain seperti merokok dan diet yang tak sehat," lanjut Dr Levine.

    Dalam studi lain, duduk terlalu lama juga terkait dengan risiko kanker. Total kanker yang terkait dengan terlalu lama duduk sebanyak 173.000 kasus kanker terdiri dari 49.000 kasus kanker payudara, 43.000 kasus kanker usus, 37.200 kasus kanker paru-paru, 30.600 kasus kanker prostat, 12.000 kasus kanker endometrium dan 1.800 kasus kanker ovarium.

    Selain itu, penelitian lain menunjukkan bahwa perempuan yang duduk sampai 7 jam sehari berisiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2. Semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk dalam seminggu, maka cenderung menunjukkan tanda-tanda penyakit lebih awal.

    "Solusinya bukan menambah waktu nge-gym, yang tampaknya tidak mengimbangi risiko tersebut. Tapi sebaliknya, solusinya adalah kurangi waktu duduk dan bergeraklah lebih banyak," tegas Dr Levine.

    Cukup dengan berdiri, Anda akan membakar tiga kali lebih banyak kalori ketimbang hanya duduk. Kontraksi otot termasuk yang diperlukan untuk berdiri tampaknya juga memicu proses penting yang berkaitan dengan pemecahan lemak dan gula.

    "Ketika Anda duduk, kontraksi otot berhenti dan ini adalah proses perlambatan," lanjut Dr Levine.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 5:05 am