Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Hidung Tidak Bisa Mencium Bau, Pasti Ini Sebabnya

    Share

    clara

    945
    23.01.09

    Hidung Tidak Bisa Mencium Bau, Pasti Ini Sebabnya

    Post  clara on Thu Mar 08, 2012 6:31 am

    Hidung Tidak Bisa Mencium Bau, Pasti Ini Sebabnya


    Beberapa kondisi bisa menyebabkan daya penciuman berkurang, salah satunya saat pilek. Bukan itu saja, masih banyak sebab lain yang bisa membuat hidung susah mencium mulai dari produk-produk pembersih hingga infeksi gigi dan mulut.

    Beberapa hal yang memicu kerusakan pada saraf penciuman seperti dikutip dari Dailymail, adalah sebagai berikut.

    Produk-produk pembersih
    Terlalu sering melakukan mencuci dan bersih-bersih juga bisa memicu hilangnya sensitivitas hidung dalam mencium bebauan. Produk-produk pembersih seperti bleach atau pemutih diketahui bisa merusak sel-sel penerima rangsang bau di hidung jika terlalu sering digunakan.

    Tingkat kerusakan akibat penggunaan produk-produk pembersih sangat beragam tergantung banyak faktor, namun yang terburuk adalah kerusakannya bisa bersifat permanen.

    Diabetes
    Bukan hal yang mengejutkan jika dikatakan bahwa salah satu komplikasi dari penyakit diabetes adalah kerusakan saraf atau neuropati. Penelitian di University Hospital Henri Mondor membuktikan, 68 pasien diabetes memiliki kemampuan mencium yang rendah akibat kerusakan saraf tersebut.

    Kehamilan
    Diperkirakan 30 persen ibu hamil mengalami masa-masa hilangnya kemampuan mencium bau, terutama di trimester kedua dan ketiga. Pemicunya diduga adalah peningkatan hormon esterogen, sehingga aliran darah meningkat lalu pembuluh darah di hidung membengkak.

    Obat-obat tekanan darah tinggi
    Meski jarang, beberapa obat antihipertensi seperti Enalapril bisa memicu efek samping berkurangnya kemampuan mencium bau. Tidak diketahui pasti mengapa bisa demikian, namun sebaiknya segera menghubungi dokter jika mengalaminya.

    Infeksi gigi
    Sakit gigi yang disebabkan oleh infeksi bakteri seringkali menyebar sampai ke sinus, yakni daerah sekitar hidung yang juga dekat dengan saraf-saraf pemerima rangsang bau. Apabila tidak diobati, maka infeksi yang semula hanya memicu nyeri di gigi lama-lama juga bisa mengurangi kemampuan mencium bau.

    Penuaan
    Lebih dari 25 persen dari lansia di atas usia 60 tahun mengalami penurunan kemampuan mencium bau. Tingkat penurunannya bisa naik lagi menjadi 62,5 peresn pada usia 80-97 tahun sehingga gangguan ini seringkali memang tidak terhindarkan sebagai bagian dari proses penuaan.

    Kurang vitamin
    Salah satu fungsi vitamin B12 adalah melindungi saraf-saraf dari kerusakan, termasuk saraf untuk menerima rangsang bau. Sumber vitamin B12 yang mudah ditemukan antara lain adalah daging, telur dan produk-produk berbahan susu.

    Cedera kepala
    Menurut penelitian di Montreal University, cedera kepala dengan intensitas sedang hingga berat bisa memicu kerusakan pada saraf-saraf penciuman. Tidak selalu di hidung, kerusakan itu juga bisa terjadi di otak yang merupakan pusat dari seluruh sistem saraf.



      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 7:47 am