Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Gemuk dan Tua Bukan Alasan untuk Tidak Bahagia

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Gemuk dan Tua Bukan Alasan untuk Tidak Bahagia

    Post  flade on Tue Mar 13, 2012 6:26 am

    Gemuk dan Tua Bukan Alasan untuk Tidak Bahagia


    Seseorang yang sudah beranjak tua seringkali digambarkan makin gemuk dan menjadi lebih galak seolah hidupnya tidak bahagia. Namun menurut penelitian, pada titik tertentu tingkat kebahagiaan justru meningkat seiring bertambahnya usia.

    Penelitian yang dilakukan oleh University of Warwick ini menegaskan teori sebelumnya bahwa tingkat kebahagiaan seseorang memiliki kurva seperti huruf U. Pada usia tertentu memang menurun, namun setelah umur 45 tahun maka akan kembali meningkat.

    Karena kekuatan otot dan tulang mulai menurun, aktivitas fisik orang tua memang menurun sehingga banyak yang mengalami masalah kegemukan. Tubuh gemuk seringkali juga menguatkan kesan tidak bahagia, sebab orang gemuk biasanya suka marah-marah.

    Namun dalam penelitian yang melibatkan 10.000 orang ini, level aktivitas dan berat badan tidak selalu mempengaruhi tingkat kebahagiaan. Pada usia 45 tahun ke atas, beberapa lelaki kurang bahagia jika tubuhnya gemuk tetapi perempuan umumnya tidak ambil pusing.

    Dr Saverio Strangers yang memimpin penelitian itu mengatakan, bertambahnya usia membuat orang-orang makin dewasa dan lebih bisa mengatasi berbagai masalah. Meski masalahnya tentu lebih banyak daripada anak muda, namun kedewasaan ini membuatnya justru lebih bahagia.

    "Jelas bahwa aktivitas fisik seseorang akan berkurang saat beranjak tua. Namun menariknya, kesehatan mentalnya tidak selalu ikut berkurang dan kenyataannya justru meningkat," kata Dr Saverio seperti dikutip dari Dailymail.

    Penelitian ini juga mengungkap, pola tidur sangat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental pada orang yang mulai beranjak tua. Orang-orang yang tidur selama 6-8 jam sehari cenderung lebih sehat secara fisik dan mental daripada yang kurang istirahat.




      Waktu sekarang Fri Dec 09, 2016 2:45 pm