Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Kurangi Makan Steak Jika Ingin Berumur Panjang

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Kurangi Makan Steak Jika Ingin Berumur Panjang

    Post  lea on Wed Mar 14, 2012 7:18 am

    Kurangi Makan Steak Jika Ingin Berumur Panjang



    Kebiasaan makan daging merah sering dikaitkan dengan risiko kanker dan berbagai jenis penyakit jantung. Bukan itu saja, makan daging merah secara berlebihan juga terbukti meningkatkan risiko kematian akibat penyakit-penyakit tersebut.

    Penelitian terbaru di Harvard University menunjukkan konsumsi daging merah setiap hari bisa meningkatkan risiko mati muda sebesar 12 persen. Jika dirinci, peningkatan risiko kematian akibat sakit jantung adalah 18 persen dan karena kanker 10 persen.

    Peningkatan risiko sebesar itu terjadi apabila seseorang mengonsumsi daging merah secara berlebihan, yakni di atas 85 gram setiap hari. Jika dikurangi 42 gram saja, maka 1 dari 10 kematian pada laki-laki dan 1 dari 13 kematian pada perempuan bisa dicegah.

    Dalam laporannya, para peneliti mengatakan daging merah sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 70 gram setiap hari. Akan lebih baik lagi, jika daging merah hanya dikonsumsi pada kesempatan tertentu saja dan bukan menjadi bagian dari diet sehari-hari.

    Daging merah dianggap tidak baik untuk dikonsumsi berlebihan karena banyak mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko gangguan jantung dan pembuluh darah. Saat dimasak, biasanya banyak garam yang ditambahkan sehingga peningkatan risikonya bisa semakin besar.

    "Dibanding daging merah, komponen diet lain seperti ikan, daging unggas, kacang-kacangan serta\' gandum memiliki risiko yang lebih rendah," kata Dr An Pan, ilmuwan yang memimpin penelitian ini seperti dikutip dari Telegraph.

    Selain baik untuk kesehatan, mengurangi konsumsi daging merah juga dinilai lebih ramah lingkungan. Menurut beberapa penelitian, setengah dari emisi gas rumah kaca yang mencemari udara berasal dari proses pengolahan daging merah mulai dari peternakan hingga sampai di restoran.




      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 8:53 am