Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Today at 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Kurangi Makan Steak Jika Ingin Berumur Panjang

    Share
    avatar
    lea

    391
    Age : 32
    08.03.09

    Kurangi Makan Steak Jika Ingin Berumur Panjang

    Post  lea on Wed Mar 14, 2012 7:18 am

    Kurangi Makan Steak Jika Ingin Berumur Panjang



    Kebiasaan makan daging merah sering dikaitkan dengan risiko kanker dan berbagai jenis penyakit jantung. Bukan itu saja, makan daging merah secara berlebihan juga terbukti meningkatkan risiko kematian akibat penyakit-penyakit tersebut.

    Penelitian terbaru di Harvard University menunjukkan konsumsi daging merah setiap hari bisa meningkatkan risiko mati muda sebesar 12 persen. Jika dirinci, peningkatan risiko kematian akibat sakit jantung adalah 18 persen dan karena kanker 10 persen.

    Peningkatan risiko sebesar itu terjadi apabila seseorang mengonsumsi daging merah secara berlebihan, yakni di atas 85 gram setiap hari. Jika dikurangi 42 gram saja, maka 1 dari 10 kematian pada laki-laki dan 1 dari 13 kematian pada perempuan bisa dicegah.

    Dalam laporannya, para peneliti mengatakan daging merah sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 70 gram setiap hari. Akan lebih baik lagi, jika daging merah hanya dikonsumsi pada kesempatan tertentu saja dan bukan menjadi bagian dari diet sehari-hari.

    Daging merah dianggap tidak baik untuk dikonsumsi berlebihan karena banyak mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko gangguan jantung dan pembuluh darah. Saat dimasak, biasanya banyak garam yang ditambahkan sehingga peningkatan risikonya bisa semakin besar.

    "Dibanding daging merah, komponen diet lain seperti ikan, daging unggas, kacang-kacangan serta\' gandum memiliki risiko yang lebih rendah," kata Dr An Pan, ilmuwan yang memimpin penelitian ini seperti dikutip dari Telegraph.

    Selain baik untuk kesehatan, mengurangi konsumsi daging merah juga dinilai lebih ramah lingkungan. Menurut beberapa penelitian, setengah dari emisi gas rumah kaca yang mencemari udara berasal dari proses pengolahan daging merah mulai dari peternakan hingga sampai di restoran.




      Waktu sekarang Fri Aug 18, 2017 2:04 pm