Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

» Kisah Mengagumkan Bocah Miskin India Jadi Direktur Utama Google
Wed May 24, 2017 12:17 pm by jakarta

IKLAN ANDA


    Perempuan yang Pakai Narkoba Kesulitan Menikmati Seks

    Share
    avatar
    risma

    202
    Lokasi : Kendari
    19.01.09

    Perempuan yang Pakai Narkoba Kesulitan Menikmati Seks

    Post  risma on Sat Mar 17, 2012 9:39 am

    Perempuan yang Pakai Narkoba Kesulitan Menikmati Seks


    Saat melakukan hubungan intim, wanita diketahui lebih sulit mencapai orgasme ketimbang pria. Kondisi tersebut bisa diperparah bila sang wanita menggunakan narkoba. Studi menunjukkan wanita pecandu narkoba 3 kali lebih sulit untuk mencapai orgasme.

    Sebuah studi yang dilakukan dengan menyurvei 5.552 pria dan wanita Denmark usia 16-97 tahun, menemukan bahwa gaya hidup yang tidak sehat lebih memungkinkan untuk membuat orang mengalami gangguan seksual, yang mempengaruhi 78 persen pria dan 91 persen wanita.

    Pria yang memiliki lingkar pinggang besar dikaitkan dengan peningkatan risiko disfungsi seksual 71 persen, sedangkan penggunakan narkoba dikaitkan dengan peningkatan risiko hingga 800 persen atau 8 kali lipat.

    Tak jauh berbeda, wanita yang menggunakan narkoba khususnya ganja, memiliki hampir 3 kali lipat risiko anorgasmia, yaitu kesulitan atau ketidakmampuan untuk mencapai klimaks selama melakukan aktivitas seksual.

    "Mudah-mudahan temuan kami dapat digunakan dalam konseling pasien dengan gaya hidup tidak sehat. Mengetahui konsekuensi negatif terhadap kesehatan seksual, dapat membantu orang berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol dan narkoba, lebih banyak berolahraga dan menurunkan berat badan," kata peneliti Morten Frisch dari Statens Serum Institut di Denmark, seperti dilansir myhealthnewsdaily.

    Selain narkoba, anorgasmia pada wanita juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain seperti dilansir Mayoclinic:

    • Penyakit medis seperti diabetes dan penyakit saraf.

    • Masalah setelah operasi ginekologi, seperti operasi histerektomi atau kanker.

    • Obat-obatan seperti obat tekanan darah, antihistamin dan antidepresan, khususnya selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs).

    • Alkohol dan narkoba.

    • Proses penuaan.




      Waktu sekarang Fri Aug 18, 2017 8:10 am