Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Tips Rumah Bebas Sakit Kepala

    Share

    lea

    383
    Age : 31
    08.03.09

    Tips Rumah Bebas Sakit Kepala

    Post  lea on Fri Mar 23, 2012 11:07 am

    Tips Rumah Bebas Sakit Kepala


    Kondisi rumah tertentu dapat menyebabkan sakit kepala bagi penghuninya. Apalagi bagi orang yang rentan terhadap sakit kepala. Padahal seharusnya rumah dapat menjadi tempat istirahat setelah beraktivitas.

    "Jumlah sakit kepala cukup dikurangi dengan mendapatkan beberapa faktor pengendali seperti pencahayaan dan bau," kata Brian Grosberg, MD, seorang ahli saraf.

    Kira-kira bagaimana cara untuk mengurangi jumlah sakit kepala ketika berada di rumah?

    Berikut 4 cara sederhana untuk mengubah rumah menjadi zona bebas sakit kepala seperti dikutip dari MSNHealth, antara lain:

    1. Gunakan lampu yang lebih redup

    Lampu yang terlalu terang di rumah dapat menjadi masalah besar bagi orang yang sering mengalami migrain.

    "Otak orang yang menderita sakit kepala hebat sering memiliki kesensitifan ekstra terhadap cahaya yang menyilaukan dari lampu atau bahkan sinar matahari," kata Deborah Friedman, MD, seorang ahli saraf di University of Texas Southwestern Medical Center.

    "Kualitas kerlip lampu neon juga dapat membawa pada rasa sakit," tambah Peter Goadsby, MD, direktur Headache Center di University of California-San Francisco.

    2. Menghilangkan alergen tersembunyi

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa, lebih dari setengah dari semua rumah memiliki 6 atau lebih alergen yang terdeteksi di dalam ruangan. Jika menderita alergi, selalin memicu bersin, biasanya juga dapat memicu sakit kepala.

    Alergen seperti tungau, debu dan bulu dapat merangsang saluran hidung. Saluran hidung yang terangsang dapat melepaskan bahan kimia oleh karena sinyal sakit yang dapat memicu sakit kepala," jelas Dr Grosberg.

    Beberapa cara untuk menghilangkan alergen di ruangan rumah, antara lain:
    a. Alat pembersih udara dengan filter HEPA.
    b. Menggunakan dehumidifier untuk menjaga tingkat kelembaban rumah antara 30-50 persen, agar zona kering di mana debu, tungau dan jamur cenderung tidak berkembang.
    c. Mencuci seprai seminggu sekali dengan air panas.

    3. Menghilangkan bau yang kuat

    Kualitas udara di dalam sebagian besar rumah lebih buruk daripada udara di luar rumah. Kadar sekitar selusin polutan umum seperti formaldehida adalah 2-5 kali lebih tinggi di dalam ruangan, terutama karena ventilasi tidak memadai.

    Bau lilin wangi atau penyegar udara juga sering membuat keadaan menjadi lebih buruk, karena banyak dari produk ini mengandung senyawa organik volatil (VOC) yang juga ada dalam cat dan pernis lantai.

    "Aroma intens dalam bentuk apapun dapat mengiritasi saraf trigeminal, yang berlangsung dari hidung ke otak dan yang paling bertanggung jawab untuk sakit kepala," kata Dr Goadsby menjelaskan.

    4. Kontrol layar gadget yang terlalu terang

    Layar super terang dari beberapa gadget (handphone, laptop, tablet) dapat membawa bahaya yang sama seperti lampu terang. Cahaya putih dari gadget dapat terlalu merangsang otak. Atau posisi tubuh yang terlalu membungkuk ketika berhadapan dengan laptop atau gadget lain juga dapat membuat otot tegang dan berdenyut.

    "Memiliki postur tubuh yang buruk selama menggunakan gadget dapat membuat otot leher tegang dan mengirimkan sinyal rasa sakit ke dalam otak, sehingga memicu sakit kepala," Dr Friedman.

    Sesuaikan pengaturan brightness pada gadget sehingga tidak terlalu mengganggu. Selain itu juga dapat dengan mendapatkan filter layar untuk monitor.



      Waktu sekarang Sat Dec 03, 2016 12:58 am