Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Pria Sebenarnya Lebih Sulit Move On

    Share

    kuning

    557
    07.10.09

    Pria Sebenarnya Lebih Sulit Move On

    Post  kuning on Sat Mar 31, 2012 9:08 am

    Pria Sebenarnya Lebih Sulit Move On


    Wanita dan pria berbeda dalam menghadapi patah hati. Jika wanita sangat terlihat galau ketika putus cinta dengan menangis, curhat kepada teman atau mem-posting status-status galau di Facebook dan Twitter, berbeda lagi dengan pria.

    Seperti dilansir Men's Health, beberapa penelitian menunjukkan, pria lebih depresi, stres dan cemas setelah putus cinta, dibanding wanita. Pria mungkin bersikap seolah tegar, karena imej mereka yang kuat, tapi sebenernya mereka juga rapuh dan sulit move on.

    Inilah alasan pria sebenarnya lebih galau dan sulit melanjutkan hidup pasca putus cinta.

    1. Menutupi Perasaanya
    Pria merasakan patah hati dan sedih, tapi mereka menutupi perasaan galaunya. Pria lebih sulit menghadpai patah hati, marah dan sedih, namun ia menutupi perasaannya. Hal itulah yang membuat pria bisa lebih stres. Wanita mengumbar-umbar perasaan sedih dan kecewanya, sehingga perasaan negatifnya bisa tersalurkan dan itu membuat mereka merasa lebih lega.

    2. Pria Tidak Punya Banyak Teman
    Ketika putus, wanita langsung curhat kepada teman-temannya. Cara tersebut ampuh untuk membuat mereka melupakan mantan kekasihnya. Sedangkan pria tidak memiliki banyak teman, meskipun banyak namun terkadang pria jarang bercerita masalah perasaannya kepada temannya.

    3. Pria Tidak Suka Memulai Hubungan Baru
    Mungkin pada awalnya pria akan bersemangat berkencan dengan banyak wanita. Namun setelah beberapa lama mereka dekat dengan wanita-wanita tersebut, dia akan menyadari bahwa membutuhkan waktu yang lama untuk bisa merasa nyaman seperti ia bersama mantannya. Penelitian di Carnegie Mellon University mengungkapkan, wanita lebih mudah beradaptasi setelah putus cinta, karena mereka memikirkan kemungkinan putus, sedangkan pria tidak menyiapkan diri sama sekali. Terkadang setelah putus, pria baru menyadari bahwa dia sangat beruntung memiliki kekasih seperti mantannya itu, namun sudah terlambat dan dia semakin merasa kecewa.

    4. Trauma
    Putus cinta membuat sebagian pria merasa trauma. Mereka tidak ingin melakukan kencan, tidak ingin berargumen dengan wanita dan tidak ingin dekat dengan wanita mana pun. Sedangkan wanita terkadang lebih mudah menerima sosok baru yang datang di hidupnya.



      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 7:40 pm