Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Jenis - Jenis Kertas Yang Sering Digunakan Dalam Dunia Percetakan
Fri Aug 18, 2017 1:34 pm by flade

» Kisah Perempuan yang Diperkosa di Hari Pernikahannya
Mon Jul 10, 2017 9:54 pm by alia

» 5 Tingkat Kematangan Steak
Tue Jul 04, 2017 8:44 pm by alia

» Tips Memilih Investasi yang Menguntungkan
Fri Jun 30, 2017 6:55 pm by via

» 4 Tempat Seru yang Wajib Dikunjungi Saat ke Ubud
Wed Jun 28, 2017 5:37 pm by via

» Lima Minuman Alkohol Populer di Korea
Sun Jun 25, 2017 2:13 pm by via

» 10 Surga Wisata Belanja Murah di Bangkok-Thailand
Wed Jun 21, 2017 5:43 pm by daun.kuning

» Belajar dari Sang Manusia Rp 1.000 Triliun
Sun May 28, 2017 10:01 am by flade

» Sebuah Refleksi
Sat May 27, 2017 1:10 pm by flade

IKLAN ANDA


    Pria yang Tak Sunat Harus Lebih Sering Bersihkan Kelaminnya

    Share
    avatar
    kuning

    557
    07.10.09

    Pria yang Tak Sunat Harus Lebih Sering Bersihkan Kelaminnya

    Post  kuning on Thu Apr 05, 2012 6:13 am

    Pria yang Tak Sunat Harus Lebih Sering Bersihkan Kelaminnya


    Setiap orang memang harus memperhatikan kebersihan area vital seperti daerah kelamin. Namun khusus untuk pria yang tidak sunat, daerah kelamin harus mendapat perhatian ekstra dibandingkan pria yang sudah disunat. Mengapa?

    Pada tubuh manusia, ada tiga daerah yang memiliki lapisan kulit lebih tipis dibandingkan lainnya, yaitu kulit wajah, belakang telinga dan daerah lipatan termasuk daerah kelamin.

    "Untuk bagian-bagian dengan kulit lebih tipis, sebaiknya jangan menggunakan produk-produk dengan bahan kimia, juga antiseptik," jelas dr Hanny Nilasari, SpKK, spesialis kulit dan kelamin dari Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FKUI-RSCM, dalam acara konferensi pers Peluncuran CARE Plus Antiseptik Spray Multiguna Pertama di Indonesia, di fCone, fX Lifestyle X'nter.

    Menurut dr Hanny, untuk membersihkan daerah kelamin cukup dibasuh saja dengan air, tapi kalau sehabis berhubungan seks boleh pakai sabun. Namun tidak disarankan untuk sering-sering menggunakan sabun atau bahan kimia lainnya.

    Daerah kelamin, khususnya vagina, tetap membutuhkan flora alami yang berfungsi baik untuk tubuh. Bila terlalu sering menggunakan bahan kimia maka flora alami tersebut bisa ikut mati dan dapat berefek buruk bagi kesehatan kelamin.

    "Boleh pakai sabun kalau sehabis berhubungan seksual, untuk pria juga begitu. Kecuali untuk pria yang tidak disunat, harus lebih sering-sering membersihkan kelaminnya, paling tidak sehari sekali dibasuh pakai sabun. Karena kulup penis yang tidak disunat bisa jadi sarang kuman ," lanjut dr Hanny.

    Tak hanya lebih bersih, sunat juga memiliki manfaat lain yaitu untuk mengurangi risiko HIV. Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah merekomendasikan sunat sebagai salah satu cara untuk menekan risiko HIV pada laki-laki.

    Sunat diperkirakan mengurangi transmisi heteroseksual terhadap HIV dan penyakit seksual lainnya termasuk HPV yang dapat menyebabkan kutil kelamin melalui beberapa mekanisme.



      Waktu sekarang Thu Aug 24, 2017 1:41 pm