Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Yang Baik dan Buruk untuk Sendi Anda

    Share

    flade

    936
    23.09.09

    Yang Baik dan Buruk untuk Sendi Anda

    Post  flade on Sat Apr 14, 2012 9:34 am

    Yang Baik dan Buruk untuk Sendi Anda


    Nyeri atau peradangan pada sendi atau yang dikenal dengan artritis dapat terjadi karena infeksi maupun melakukan aktivitas yang berbahaya bagi tulang dan persendian.

    Artritis dapat diobati dengan terapi obat, selain itu Anda juga dapat mengontrol menu makanan, karena ada beberapa jenis makanan yang baik dan buruk untuk sendi Anda.

    Berikut 7 hal yang harus diperhatikan oleh penderita radang sendi dalam memilih makanan seperti dikutip dari lifescript, Kamis antara lain:

    1. Hindari Makan Kerang dan Daging Merah, jika Anda menderita asam urat
    Asam urat dalam darah membentuk kristal yang menetap di sendi dan menyebabkan rasa sakit. Makanan seperti kerang dan daging merah mengandung purin yang dapat diubah menjadi asam urat.

    Makanan lain yang perlu dihindari bagi penderita asam urat adalah tiram, ikan teri dan roti manis. Anda tetap dapat mengonsumsi makanan tersebut dengan porsi tidak lebih dari 5-6 ons sehari.

    Anda dapat mendapatkan protein pengganti dengan memilih sayuran dari kelompok kacang-kacangan untuk mendapat magnesium yang membuat otot santai dan kalsium yang membangun tulang Anda.

    2. Hindari Kuaci, Jagung dan Minyak Kedelai
    Makanan tersebut mengandung asam lemak omega-6 tinggi yang dapat meningkatkan peradangan. Anda dapat beralih ke minyak zaitun atau kacang-kacangan lain yang lebih sehat.

    3. Makanlah Kenari, biji rami, labu dan lemak ikan sarden
    Makanan tersebut mengandung omega-3 yang menurunkan produksi bahan kimia yang dapat menyebabkan melebarnya peradangan. Tidak hanya itu saja, kenari, biji rami dan labu juga dapat menghambat enzim yang memicu peradangan.

    Lemak ikan dalam sarden juga mengandung vitamin D, yang membantu mencegah pembengkakan dan nyeri.

    Para peneliti Women’s Health melakukan studi yang diikuti oleh 30.000 wanita selama 11 tahun dan menemukan bahwa wanita yang mendapat kurang dari 200 IU vitamin D atau setara dengan 3 ons sarden per hari, 33% lebih mungkin menderita peradangan sendi dibandingkan wanita yang mendapat asupan vitamin D lebih tinggi.

    4. Tambahkan Minyak Zaitun ke Dalam Makanan Anda
    Minyak zaitun mengandung oleocanthal, yang menghambat enzim yang terlibat dalam peradangan. Satu sendok makan minyak zaitun sehari dapat Anda tambahkan pada salad, roti atau sayuran.

    5. Makanlah Paprika Manis, Jeruk dan makanan kaya vitamin C lainnya
    Vitamin C melindungi kolagen yang merupakan komponen utama dari tulang rawan. Jumlah vitamin C yang memadai dapat meningkatkan resiko untuk beberapa jenis artritis.

    Sebuah studi di Kanada terhadap 1.317 orang menemukan bahwa orang yang mendapat 1.500 mg vitamin C melalui makanan atau suplemen harian memiliki risiko 45% lebih rendah dari artritis dibandingkan orang yang mengonsumsi kurang dari 250 mg sehari.

    Tapi jangan mengonsumsi vitamin C dengan dosis yang terlalu tinggi karena dapat mengakibatkan osteoarthritis. Peneliti dari Duke University menemukan bahwa hewan yang mengambil dosis tinggi vitamin C yang setara dengan 1.500-2.500 mg sehari pada manusia, menderita osteoarthritis lutut parah selama 8 bulan.

    Cobalah untuk memenuhi asupan vitamin C 200-500 miligram per hari dengan buah-buahan yang kaya akan vitamin C.

    6. Minumlah Teh Hijau
    Senyawa antioksidan tertentu dalam teh hijau dapat mengurangi nyeri sendi. Salah satu penelitian yang dilakukan di University of Michigan menemukan bahwa epigallocatechin-3-gallate (EGCG) menurunkan produksi zat-zat penyebab peradangan dalam tubuh yang menyebabkan kerusakan sendi pada penderita radang sendi.

    7. Kurangi Konsumsi Gula
    Beberapa studi menunjukkan bahwa gula dapat meningkatkan peradangan. Gula juga tinggi kalori, yang menyebabkan penambahan berat badan dan tekanan tambahan pada sendi.



      Waktu sekarang Sun Dec 11, 2016 9:14 am