Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Yesterday at 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Apa Saja yang Berubah Setelah Wanita Menikah?

    Share

    zuko

    151
    25.06.11

    Apa Saja yang Berubah Setelah Wanita Menikah?

    Post  zuko on Mon Apr 16, 2012 8:03 am

    Apa Saja yang Berubah Setelah Wanita Menikah?


    Pernikahan merupakan salah satu momen penting dalam hidup. Ketika menikah, bisa jadi banyak hal dari Anda dan pasangan yang berubah.

    Misalnya saja hal yang selama ini Anda belum perlihatkan pada pasangan, setelah menikah semuanya menjadi lebih terbuka. Sebenarnya apa saja hal yang berubah setelah wanita menikah?

    1. Tinggal Bersama
    Kecuali Anda dan suami menjalin hubungan jarak jauh, setela menikah pasangan tinggal bersama. Penulis buku 'There's a Spouse in My House: A Humorous Journey Through the First Years of Marriage', Peter Scott mengatakan hidup bisa jadi sangat berbeda ketika Anda dan si dia tinggal seatap. Mungkin Anda tidak suka kebiasaannya menaruh pakaian kotor atau dia kurang suka lukisan yang Anda beli di garage sale. Apapun itu, pernikahan itu adalah tentang bagaimana pasangan saling memahami. Anda dan dia juga butuh saling menyesuaikan segala sifat dan kebiasaan. Mulai dari posisi tidur hingga urusan kamar mandi.

    2. Keuangan
    Ketika Anda masih hidup sendiri alias belum menikah, Anda bisa mengatur sendiri pengeluaran dan pemasukkan. Namun ketika sudah menikah, menurut penulis The Newlywed's Instruction Manual, Caroline Tiger, pendapatan Anda (jika Anda memilikinya) juga jadi sumber daya penting untuk keluarga. Anda dan pasangan perlu membicarakan hal-hal apa saja soal uang yang perlu didiskusikan. Misalnya siapa yang membayar urusan rumah tangga (listrik, belaja bulanan, air dan lain-lain), menabung untuk pendidikan anak, menabung untuk liburan, dan sebagainya. Saat sudah menikah, bisa jadi Anda tak bisa lagi bersenang-senang sesuka hati dengan pendapatan yang Anda miliki.

    3. Cara Mengatasi Konflik
    Penulis buku 'The Nest Newlywed Handbook: An Owner's Manual for Modern Married Life', Carley Roney mengatakan untuk memiliki pernikahan yang sehat pasangan harus bisa bernegosiasi ketika memiliki ketidaksepahaman. Ketika masih pacaran, Anda bisa dengan mudahnya menutup telepon atau menolak menemuinya ketika bertengkar. Namun ketika sudah menikah, 'menyudahi' pertengkaran tidak lagi semudah itu. Pernikahan membuat Anda dan suami mau tidak mau harus saling menghargai, tidak lagi saling menyepelekan dan mau mendengarkan. Jika kondisi masa pacaran masih saja terjadi, bersiaplah pernikahan Anda tidak akan awet.

    4. Pengambilan Keputusan
    Ketika masih pacaran, Anda bisa bebas menentukan kapan ingin berlibur atau pergi karaoke bersama teman-teman. Namun ketika sudah menikah berarti Anda dan suami sudah menjadi tim. Oleh karena itu segala keputusan yang berhubungan dengan urusan rumah tangga sebaiknya dilakukan bersama-sama. Anda perlu bertanya atau mengobrol dulu dengan pasangan karena siapa tahu urusan pribadi Anda bisa mengganggu kehidupan keluarga.




      Waktu sekarang Wed Sep 28, 2016 8:49 am