Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    2 Pertanyaan untuk Ketahui Kecenderungan Depresi Pada Anak

    Share

    iwahda

    3
    18.04.12

    2 Pertanyaan untuk Ketahui Kecenderungan Depresi Pada Anak

    Post  iwahda on Wed Apr 18, 2012 6:43 am

    2 Pertanyaan untuk Ketahui Kecenderungan Depresi Pada Anak


    Gangguan kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang paling sering dialami anak-anak, terutama saat anak-anak mulai masuk sekolah. Seorang peneliti di University of British Columbia telah mengembangkan 2 pertanyaan sederhana untuk mengetahui gangguan kecemasan pada anak usia TK.

    Pertanyaan tersebut ditujukan kepada orang tua mengenai rasa malu, gelisah dan khawatir yang dialami anak-anaknya. Metode ini diklaim 85% efektif mengidentifikasi anak-anak yang secara klinis didiagnosis mengalami gangguan kecemasan.

    "Anak yang mulai masuk TK biasanya diperiksa masalah pendengaran, penglihatan dan kesulitan membacanya sehingga dapat diidentifikasi dan diobati sejak dini. Maka, mengetahui gangguan kecemasan pada usia ini juga merupakan saat yang paling baik," kata Lynn Miller, profesor di Departemen Psikologi Pendidikan, Konseling dan Pendidikan Khusus University of British Columbia seperti dilansir news-medical.net.

    Temuan Miller ini dipresentasikan dalam pertemuan tahunan American Educational Research Association (AERA) di Vancouver, Kanada. Miller mengevaluasi 3 pertanyaan dalam sebuah penelitian terhadap 200 anak TK. Di antara semua pertanyaan tersebut, 2 pertanyaan yang ditemukan paling efektif untuk mengidentifikasi gangguan kecemasan pada anak adalah:

    1. Apakah anak Anda lebih pemalu atau pencemas dibandingkan anak-anak lain yang sebaya?

    2. Apakah anak Anda lebih mudah merasa khawatir dibanding anak lain yang sebaya?

    Menurut penelitian, 1 dari 10 anak mengalami gangguan kesehatan mental. Kebanyakan gangguan yang dialami adalah gangguan kecemasan. Kecemasan berkaitan dengan sejumlah kesulitan psikologis dan akademik seperti kesulitan untuk membina pertemanan, menghindari sekolah, kecenderungan depresi, kecanduan alkohol dan kebiasaan merokok.

    "Kabar baiknya, gangguan kecemasan adalah gangguan mental yang paling mudah diobati. Pengobatan gangguan ini paling optimal jika dilakukan saat anak mulai sekolah," kata Miller.

    Menurut Miller, orang tua, guru dan anggota\' keluarga bisa mengajarkan anak cara untuk mengatasi kecemasannya dengan 4 langkah. Pertama, anak-anak diajarkan untuk mengenali perasaannya saat mulai merasa cemas.

    Kedua, anak-anak diajarkan berbagai teknik untuk mengatasi kecemasan dan diajarkan teknik yang menurutnya paling ampuh mengatasi kecemasan atau ketakutannya.

    Ketiga, anak-anak diajar untuk mengevaluasi apa yang membuatnya cemas.

    Keempat, anak-anak diminta mulai mengambil langkah untuk menghadapi ketakutannya.

    Mengatasi gangguan kesehatan mental pada anak-anak sejak usia dini merupakan saat terbaik untuk mencegah masalah di kemudian hari. Sebab, kecemasan pada anak-anak cenderung berkembang menjadi gangguan-gangguan mental lainnya.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 4:51 am