Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Transfer Pulsa Indosat Ooredoo
Thu Nov 17, 2016 9:04 am by alia

» Uztadz dan Kuntilanak
Mon Nov 07, 2016 12:46 pm by bocahnakal

» Jika Kamu Tua
Fri Nov 04, 2016 6:39 pm by alia

» Suku Dayak: Keindahan Tato, Ketajaman Mandau, dan Kecantikan Wanita
Fri Nov 04, 2016 11:45 am by alia

» Menyesapi Filosofi Batik Nusantara
Mon Oct 31, 2016 2:13 pm by jakarta

» Hindari 6 Kebiasaan Buruk Mengelola Keuangan di Usia Muda
Mon Oct 31, 2016 9:40 am by jakarta

» Video 100 Persen Pasti Ngakak
Sat Oct 29, 2016 5:50 pm by bocahnakal

» Tak Ada Duanya di Dunia, Merica Batak yang Pedas Beraroma Lemon
Thu Oct 27, 2016 3:27 pm by La Rose

» Di balik keUnikan Ir.Soekarno
Thu Oct 27, 2016 9:16 am by jakarta

IKLAN ANDA


    Penderita Migrain Lebih Gampang Pusing Saat Minum Es Krim

    Share

    ariana

    61
    19.08.11

    Penderita Migrain Lebih Gampang Pusing Saat Minum Es Krim

    Post  ariana on Mon Apr 23, 2012 11:09 am

    Penderita Migrain Lebih Gampang Pusing Saat Minum Es Krim



    Beberapa orang sering pusing dan sakit kepala saat minum es krim karena suhu di kepala mendadak berubah. Penderita migrain lebih rentan mengalaminya, namun ilmuwan malah berharap fenomena ini bisa dimanfaatkan untuk mengatasi migrain.

    Fenomena pusing dan sakit kepala saat minum es krim atau air es sering disebut dengan istilah brain freeze atau pembekuan otak. Pemicunya adalah perubahan suhu yang terjadi secara mendadak, yang terjadi di otak saat mengonsumsi minuman dingin.

    Penelitian terbaru di National University of Ireland dan Harvard Medical School baru-baru ini mengungkap, brain freeze melibatkan proses pelebaran dan penyempitan pembuluh darah di otak. Proses ini terjadi di bagian otak yang disebut anterior cerebral artery.

    Ketika tubuh dimasuki minuman dingin, suhu tubuh secara keseluruhan ikut turun termasuk otak. Untuk menjaga agar otak tetap bekerja dengan baik, maka pembuluh darah di bagian tersebut melebar sehingga aliran darah meningkat dan suhunya tetap terjaga.

    Namun proses ini terjadi secara singkat, lalu dilanjutkan dengan penyempitan pembukluh darah. Perubahan yang terjadi begitu cepat di dalam rongga kepala yang di batasi oleh tempurung membuat otak merasa tertekan dan memicu rasa nyeri di kepala.

    "Otak sangat sensitif terhadap temperatur, jadi pelebaran pembuluh darah di bagian ini bisa mengalirkan lebih banyak darah yang hangat untuk menjaga otak agar tetap bisa bekerja," kata salah seorang peneliti, Jorge Serrador seperti dikutip dari Telegraph.

    Proses yang sama juga terjadi pada jenis sakit kepala lainnya, khususnya migrain atau sakit kepala sebelah. Karena itu pra ilmuwan berharap, jika hasil penelitian ini bisa dikonfirmasi dengan penelitian lanjutan maka terapi baru untuk migrain bisa diciptakan.



      Waktu sekarang Sun Dec 04, 2016 12:44 am