Forum Gaul dan Informasi

INFO UNTUK ANDA

Y3hoo Ada di Facebook

Share Y3hoo ke Twitter

Follow Me

Image hosted by servimg.com

Y3hoo Mailing List

Enter Your Email Address:

Latest topics

» Tips Mudah Kupas Bawang Merah Dalam Jumlah Banyak Tanpa Air Mata
Tue Sep 27, 2016 10:05 pm by zuko

» Legenda Tanah Sunda - Mundinglaya Dikusumah
Sat Sep 24, 2016 8:35 am by La Rose

» Sejarah Khanduri Apam - Tradisi Aceh
Sun Sep 18, 2016 11:00 am by jakarta

» Setting SSID dan password wifi android
Sat Sep 17, 2016 2:50 pm by jakarta

» Ciptakan Keluarga Bahagia dengan Momen seperti Ini
Sat Sep 17, 2016 9:34 am by La Rose

» Negeri Sinterklas
Fri Sep 16, 2016 10:56 am by La Rose

» Cara Praktis Meniup Balon
Sat Sep 10, 2016 7:20 pm by flade

» Mengenal Endorse
Fri Sep 09, 2016 5:11 pm by zuko

» Lapland - Sebuah Desa Tanpa Ada Waktu Malam
Fri Sep 02, 2016 4:03 pm by alia

IKLAN ANDA


    Penderita Migrain Lebih Gampang Pusing Saat Minum Es Krim

    Share

    ariana

    61
    19.08.11

    Penderita Migrain Lebih Gampang Pusing Saat Minum Es Krim

    Post  ariana on Mon Apr 23, 2012 11:09 am

    Penderita Migrain Lebih Gampang Pusing Saat Minum Es Krim



    Beberapa orang sering pusing dan sakit kepala saat minum es krim karena suhu di kepala mendadak berubah. Penderita migrain lebih rentan mengalaminya, namun ilmuwan malah berharap fenomena ini bisa dimanfaatkan untuk mengatasi migrain.

    Fenomena pusing dan sakit kepala saat minum es krim atau air es sering disebut dengan istilah brain freeze atau pembekuan otak. Pemicunya adalah perubahan suhu yang terjadi secara mendadak, yang terjadi di otak saat mengonsumsi minuman dingin.

    Penelitian terbaru di National University of Ireland dan Harvard Medical School baru-baru ini mengungkap, brain freeze melibatkan proses pelebaran dan penyempitan pembuluh darah di otak. Proses ini terjadi di bagian otak yang disebut anterior cerebral artery.

    Ketika tubuh dimasuki minuman dingin, suhu tubuh secara keseluruhan ikut turun termasuk otak. Untuk menjaga agar otak tetap bekerja dengan baik, maka pembuluh darah di bagian tersebut melebar sehingga aliran darah meningkat dan suhunya tetap terjaga.

    Namun proses ini terjadi secara singkat, lalu dilanjutkan dengan penyempitan pembukluh darah. Perubahan yang terjadi begitu cepat di dalam rongga kepala yang di batasi oleh tempurung membuat otak merasa tertekan dan memicu rasa nyeri di kepala.

    "Otak sangat sensitif terhadap temperatur, jadi pelebaran pembuluh darah di bagian ini bisa mengalirkan lebih banyak darah yang hangat untuk menjaga otak agar tetap bisa bekerja," kata salah seorang peneliti, Jorge Serrador seperti dikutip dari Telegraph.

    Proses yang sama juga terjadi pada jenis sakit kepala lainnya, khususnya migrain atau sakit kepala sebelah. Karena itu pra ilmuwan berharap, jika hasil penelitian ini bisa dikonfirmasi dengan penelitian lanjutan maka terapi baru untuk migrain bisa diciptakan.



      Waktu sekarang Sat Oct 01, 2016 3:21 am